Catet! Wanita Bersuami Dilarang Pasang Foto di Media Sosial – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Catet! Wanita Bersuami Dilarang Pasang Foto di Media Sosial

664xauto-kebencian-agama-meningkat-di-media-sosial-150213r

FAJAR.CO.ID, PALU – Fenomena selife ria di media sosial sudah seperti trend kekinian. Tak peduli yang masih lajang, atau bahkan yang telah bersuami istri. 

Tanpa peduli dampak negatif bagi foto yang diposting di media sosial, apalagi bagi seorang wanita yang telah menikah. kacantikannya bukan diumbar melalui media sosial, Namun kecantikan itu harus dijaga hanya untuk suami. 

“Jangan memamerkan foto-foto Anda di media sosial, Facebook, Line, BBM, WA, dan lainnya, karena dapat berdampak negatif kepada diri sendiri dan keluarga,” kata, Prof, Zainal Abidin, Ketua MUI Kota Palu, Sulawesi. 

Menurutnya, peremuan Muslim yang telah menikah tak perlu memamerkan wajahnya serta sebagian tubuhnya di Facebook, sebab lebih berdampak negatif ketimbang positif.

Zainal menambahkan, memamerkan wajah bagi perempuan Muslim yang telah menikah dapat menimbulkan ketersinggungan suami, dan bisa berujung pada keretakan hubungan baik rumah tangga. Saat gambar wajah serta sebagian tubuh wanita terpajang di medsos, maka hal itu menarik perhatian para lelaki dengan berbagai komentar.

“Saya melihat bahwa perempuan Muslim yang sudah berkeluarga justru senang meng-upload foto fotonya, dan malah lebih senang lagi dia jika ada orang atau pengguna Facebook yang berkomentar dengan kata-kata misalkan ‘bunda cantik’,” kata Pakar pemikiran Islam modern itu.

 Kecantikan wanita dalam Islam kata Zainal, hanya untuk suaminya, bukan untuk orang lain. Makanya wanita berdandan, bergaya, hanya untuk suaminya agar hubungan keluarga lebih membaik, bukan untuk memamerkan kepada orang banyak.

Di Kota Palu sendiri kata dia, banyak sekali perempuan Muslim, yang telah menikah, rajin menggunggah foto pribadinya ke medsos khususnya Facebook.

“Itu sebenarnya tidaklah menjadi masalah, asalkan foto tersebut dengan suami atau keluarga dan tidak memamerkan aurat atau hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Islam.” (e/Pjksul/fajar)

loading...
Click to comment
To Top