Tidur dengan Putrinya, Ibu Mudah ini Malah Diperkosa Maling – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Tidur dengan Putrinya, Ibu Mudah ini Malah Diperkosa Maling

FAJAR.CO.ID, LANGKAT – Malang nasib Nur (23). Di saat suaminya pergi kerja, Nur malah diperkosa maling di rumahnya. Uang belanja yang tinggal Rp 100 ribu pun dibawa kabur.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu malam (16/7). Malam itu, Nur hanya pakai daster tidur. Pasalnya, cuaca sedikit gerah di kampungnya di Desa Telukmeku, Babalan, Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

Dirumah, hanya ada Nur dan putrinya yang baru berusia 4,5 tahun. Sang suami kerja ke Medan sebagai pengarit padi.

Tak ingin cuaca mengganggu tidur, ibu muda ini pun tidur pakai daster. Perempuan berusia 23 tahun ini pun tidur nyenyak. Saking nyenyaknya, dia tak mendengar ketika maling masuk ke rumahnya. Dia tersadar setelah pria tak dikenal sudah di atas perutnya.

Nur kalab. Dia berusaha berontak dan minta tolong. Namun sayang, pelaku lebih sigap. Pria misterius itu menutup wajahnya dengan kain, sehingga tidak ketahuan.

Selanjutnya, dengan nada berbisik, maling itu meminta agar Nur tidak melawan. Jika melawan, maling itu mengancam memotong tangan putrinya.

Ancaman itu membuat korban tak berdaya. Nur hanya bisa pasrah ketika pelaku melampiaskan nafsu birahinya. Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya, maling pun kabur membawa uang korban Rp 100 ribu.

Yakin nyawa Nur dan putrinya telah aman, Minggu (17/7) sekira pukul 06.30 wib, Nur mendatangi rumah mertuanya, Su (50) dan menceritakan kejadian yang menimpanya.

Dengan emosi namun tidak bisa berbuat apa-apa, Su mengajak Nur mengadu kepada Kepala Dusun, Samiran Ginting. Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke Polsek P. Brandan.

Kapolsek P. Brandan, AKP W. Sidabutar didampingi Kanit Reskrim, Aiptu M. Ginting membenarkan adanya laporan Nur.

“Korban sempat melawan tapi harus mengalah karena mempertimbangkan keselamatan putrinya,” ujar W. Sidabutar, seperti dikutip dari Sumut Pos (grup pojoksatu.id), Senin (18/7/2016).

“Kita telah mengamankan baju dan celana dalam korban yang dirobek pelaku. Hasil visum juga positif. Ada bukti kekerasan seksual,” tandas W. Sidabutar.(cr-10/ras/one/pj1)

loading...
Click to comment
To Top