Ada Tulang Belulang Ukuran Besar di Wajan Raksasa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Daerah

Ada Tulang Belulang Ukuran Besar di Wajan Raksasa

FAJAR.CO.ID, BATANG– Warga Karangasem, Kecamatan Batang, Jawa Tengah dikejutkan dengan penemuan tulang-belulang ukuran besar yang ditemukan di wajan raksasa di Masjid Al Furqon.

Pekerja yang tengah melakukan penggalian di kawasan Masjid, Selasa (19/7), dibuat terkejut. Pasalnya, dari gundukan tanah yang tengah mereka gali, ditemukan sejumlah tulang belulang. Namun hingga kini belum dipastikan apakah itu tulang manusia ataukah hewan.

“Ada sejumlah tulang yang ditemukan dengan ukuran bervariasi, termasuk yang cukup besar dengan panjang sekitar 20 cm. Dan tulang-tulang tersebut kami kumpulkan dan selanjutnya akan dibawa pihak kepolisian,” ujar pengawas pekerjaan rehab masjid Al Furqon, Siswanto.

Siswanto menjelaskan, untuk tulang dengan ukuran cukup besar diperkirakan merupakan bagian kaki. Sedangkan untuk yang lainnya tidak diketahui struktur tulang bagian mana, karena ukuranya kecil dan bentuknya tidak terlihat jelas.

“Pihak kepolisian ikut mengawasi proses penggalian, sehingga ketika ada temuan, langsung diamankan guna penyelidikan,” jelas Siswanto.

Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo yang melakukan kunjungan ke lokasi penggalian juga meminta kepada polisi dan pekerja penggali untuk mengumpulkan tulang-tulang tersebut.

“Tulang-tulang itu semuanya dikumpulkan, dan nantinya diserahkan ke polisi untuk diteliti apakah itu tulang manusia ataukah hewan. Sedangkan untuk penggalian sendiri harus dilakukan dengan hati-hati, mengingat benda yang terkubur itu bersejarah dan harus dilindungi,” bebernya.

Untuk proses penggalian bagian atas wajan raksasa itu sendiri sudah selesai dilakukan, sehingga kini terlihat jelas bentuk dan ukuranya. Untuk bahan pembuatan wajan itu sendiri diperkirakan berupa tembaga, dengan ketebalan beberapa centimeter.

“Untuk diamater wajan itu sendiri lebarnya 2,67 meter, dengan ketebalan sekitar beberapa centimater. Untuk penggalian bagian atasnya sudah selesai dilakukan, namun belum bisa diangkat dari lokasi penemuan,” kata Kasubag Program Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Batang, Rahwan Astyo Wibowo yang ikut mengawasi proses penggalian sejak awal penemuan. (don/sam/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top