Bank BTN Target Rp50 Triliun Dana Repatriasi dari Tax Amnesty  – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Bank BTN Target Rp50 Triliun Dana Repatriasi dari Tax Amnesty 

TAX AMNESTY

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Direktur Utama BTN, Maryono mengungkapkan siap menampung dana repatriasi dari kebijakan penghapusan pajak (tax amnesty) yang mulai diberlakukan pemerintah.

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), mengaku telah ditunjuk sebagai bank penampung dana repatriasi dari kebijakan pengampunan pajak atau bank persepsi.

“Kami sudah ditunjuk pemerintah untuk menampung dana yang masuk dari kebijakan pengampunan pajak,” kata Maryono dalam acara Business Gathering di kantor pusat BTN, Jakarta, Rabu 20 Juli 2016.

Maryono menyatakan, BTN sudah siap menampung Rp50 triliun dana repatriasi tersebut. “Kami telah mempersiapkan diri terkait penunjukan sebagai bank persepsi,” ujarnya.

Dengan periode pengampunan pajak yang tidak lama, yakni hanya sembilan bulan sampai 31 Maret 2017. Jika tidak dimanfaatkan maka wajib pajak (WP) yang mengalami kerugian.

Dengan melakukan tax amnesty, diakui Maryono, Indonesia dan negara-negara lain sudah mengadapatasi keterbukaan informasi perbankan kepada perpajakan pada tahun depan. Jadi, sangat sulit untuk menyembunyikan dana dari laporan SPT di 2017.

“Ini kesempatan yang baik, dana-dana yang belum masuk SPT, deklarasikan dan masukkan ke BTN,” sebutnya.‎

Maryono mengungkapkan, pihaknya akan memanfaatkan sejumlah instrumen simpanan yang akan menampung dan mengelola dana repatriasi tax amnesty, seperti deposito, negotiable certificate of deposit (NCD), efek beragun aset berbentuk surat partisipasi (EBA-SP), obligasi negara ritel Indonesia (ORI) dan sukuk. (idr/fmc)

loading...
Click to comment
To Top