Keren.. Anggota TNI Terlibat Operasi Tinombala Naik Pangkat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Keren.. Anggota TNI Terlibat Operasi Tinombala Naik Pangkat

225641_181259_Panglima_TNI_Jenderal_Gatot___Puspen_TNI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Sembilan anggota TNI yang terlibat Satgas Operasi Tinombala dalam menumpas kelompok radikal Santoso di wilayah Poso, Sulawesi Tengah, akan menerima kenaikan pangkat luar biasa.

Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat acara penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Kartika Eka Paksi Utama kepada Pangab Singapura Letjen Perry Lim di Plaza Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, kemarin, sebagaimana rilis dari Puspen TNI.

“Saya menyampaikan apresiasi dan bangga. Saya akan berikan kenaikan Pangkat Luar Biasa, yaitu Bintara dan Tamtama termasuk juga yang menangkap dan menewaskan kelompok Santoso,” ujar Panglima TNI.

Gatot Nurmantyo juga menyampaikan apresiasi dan bangga kepada keberhasilan Kapolda Sulteng, Brigjen Pol Rudi Sufahriadi selaku kepala penanggung jawab operasi dan  Wakil Asisten Pengamanan Kasad Brigjen TNI Ilyas serta seluruh personel TNI dan kepolisian Satgas Tinombala dalam melaksanakan operasi.

Menurut dia, Operasi Tinombala adalah keterpaduan kerja sama tim yang baik. Tim yang berhasil menewaskan Santoso dan Muktar, sejak 13 hari yang lalu sudah berangkat menuju sasaran dengan menempuh jarak 11 Km dalam waktu tiga hari.

“Tim Operasi Tinombala bergerak pada malam hari, karena harus senyap supaya tidak terlihat dan selama delapan hari sudah mengendap ditempat yang sudah dicurigai,” ucapnya.

Lebih lanjut dituturkan, Satgas Operasi Tinombala tersebut bukan hanya dari tim Batalyon 515 Raider/Kostrad, tetapi keterpaduan baik dari TNI maupun Polri.

“Saya bangga dengan tim yang pantang menyerah dengan situasi yang sangat sulit,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan agar jangan menganggap teroris sebagai kriminal biasa, sehingga proses hukumnya hanya hukum pidana.

“Seharusnya kita berpikir bahwasanya teroris itu adalah kejahatan negara, sehingga harus diantisipasi oleh semua komponen bangsa,” pungkas mantan kepala staf Angkatan Darat ini.[wid]

loading...
Click to comment
To Top