PSBM XVI Dihadiri Wapres dan 500 Saudagar Bugis Makassar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

PSBM XVI Dihadiri Wapres dan 500 Saudagar Bugis Makassar

Rapat koordinasi Panitia bersama ketua umum HM Sattar Taba, ketua panitia HM Ali dipan

FAJAR.CO.ID, Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) yang ke XVI dipastikan berlangsung pada 24-26 Juli 2016, di Makassar. Acara yang sekaligus dirangkaikan dengan halal bihalal warga KKSS dalam rangka Iedul Fitri 1437 H akan berlangsung di hotel Novotel Makassar. Pada acara tersebut juga Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir dan menjadi Keynote Speaker dihadapan para saudagar dan warga KKSS yang datang dari seluruh Indonesia dan sebagian yang bermukim di mancanegara.

Semula PSBM XVI dijadwalkan diselenggarakan di Makassar pada 16 Juli, namun tiba-tiba Wapres Jusuf Kalla ditugaskan ke Mongolia oleh Presiden sehingga acara tersebut diundur seminggu kemudian,.

Menurut Sekretaris Panitia, Nur Amin SH, tak kurang 500 saudagar Bugis Makassar Mandar dan Toraja dan mancanegara mengkonfirmasi bakal hadir dalam hajatan sekali setahun itu.

Sementara itu Ketua Panita Ali Duppa pada rapat pematangan di Jakarta, usai diterima protokel Wapres, Senin, siang, 18/7, mengatakan, panitia berhasil memutuskan beberapa agenda penting menyangkut materi acara, tema pertemuan, ketentuan utusan atau peserta dan lainnya.

“PSBM tahun ini kembali dipusatkan di Makassar. Berbeda dengan tahun lalu yang sempat diadakan di Takalar dan difokuskan pada pertemuan bisnis. Pada PSBM XVI kali ini tema PSBM mengangkat “Membangun Tanah Rantau, Membangun Kampung Halaman,” kata Ali.

Rencananya akan hadir beberapa menteri menjadi pembicara yang memfokuskan pada topik kemaritiman, koperasi, UMKM, Pariwisata, Pertanian, dan BUMN.  Enam kementerian dan BUMN yang bakal diundang memaparkan masalah tersebut berasal dari Menko Kemaritiman, Kementerian Pertanian, Kementerian Koperasi, Kementerian BUMN dan Pertamina.

Pada kesempatan tersebut Ketua Umum BPP KKSS HM Sattar Taba berharap pertemuan PSBM dapat menghasilkan sesuatu yang kongkrit yang bisa dikenang masyarakat. “PSBM ini jangan terkesan hura-hura, namun bisa meningkatkan pengetahuan masyarakat dan materi yang konkret dan bermanfaat perlu diangkat,” ujarnya.

Ketua Umum BPP KKSS juga meminta, hasil dari pertemuan ini juga dibuat rumusan dan disampaikan ke pemerintah sebagai pokok pikiran.

Menyinggung hasil PSBM XV tahun 2015 lalu yang diadakan di Takallar, HM Sattar Taba menjelaskan tidak kurang dari 8 investor dari perusahaan besar dan BUMN yang telah siap berinvestasi, namun sayang belum terealisasi hingga sekarang karena terkendala masalah pembebasan lahan.

Click to comment
To Top