Santoso Tewas, Kekuatan ISIS di Indonesia Berkurang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Santoso Tewas, Kekuatan ISIS di Indonesia Berkurang

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kontak tembak di Poso pada Senin (18/7) lalu telah menewaskan gembong teroris Santoso beserta pengikutnya, Mukhtar alias Kahar. Sementara tiga orang lainnya berhasil melarikan diri, yaitu Basri bersama dua perempuan.

Dengan tewasnya Santoso, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku yakin kekuatan ISIS di Indonesia bakal tereduksi “Ini akan mendemoralisasi ISIS di Indonesia, karena Santoso dan Basri adalah simbol open assistance ISIS,’’ katanya.

Hal senada disampaikan Kapolda Sulteng Brigjen Rudy Sufahriadi. Dia menyebut bahwa kedua perempuan yang berhasil lolos itu merupakan istri Santoso dan Basri. Kelompok Santoso terpecah menjadi dua. Satu kelompok berisi lima orang dengan pimpinan Santoso. Satu kelompok lagi berisi 16 orang dengan pimpinan Ali Kalora.

Di kelompok Santoso, hanya dia dan Basri yang membawa serta istrinya. Sementara Muhtar tidak demikian. Untuk kelompok satunya, hanya Ali yang membawa serta istrinya. Anak buahnya yang lain tidak. Namun, yang jelas dengan tewasnya Santoso, kekuatan kelompoknya akan sama lagi.

Tewasnya Santoso, tambah Rudy, berawal saat tim Alfa 92 yang menjadi bagian dari operasi Tinombala berpatroli di kawasan Tambarana. Tim tersebut berisi sembilan prajurit Batalyon 515 Kostrad Jember.

Di dekat sungai, didapati ada lima orang bersenjata yang diduga sebagai DPO dalam jarak 20-30 meter. Saat mencoba mendekat, terjadi kontak tembak yang menewaskan dua orang DPO. (idr/far/byu/JPG)

loading...
Click to comment
To Top