Taufik: Saya ke Rumah Aguan Atas Undangan Prasetyo – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Taufik: Saya ke Rumah Aguan Atas Undangan Prasetyo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta, M. Taufik mengakui dirinya pernah bertemu Chairman Agung Sedayu Grup, Sugianto Kusuma alias Aguan.

Saat itu dirinya diundang oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Atas undangan tersebut, dia menghubungi M. Sanusi, Ketua Komisi D DPRD.

Hal ini jugalah yang menjadi awal mula pertemuan sejumlah anggota DPRD di kediaman Aguan di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara pada bulan Desember 2015.

Dalam pertemuan tersebut diduga dibahas dua Raperda tentang reklamasi pantai utara Jakarta.

“Saya ditelepon Pak Prasetyo. Karena belum kenal dan belum tahu alamatnya (kediaman Aguan), saya hubungi Sanusi. Saya pikir Sanusi tahu, jadi saya telepon Sanusi,” ujar Taufik saat bersaksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap pembahasan dua Raperda tentang reklamasi pantai utara Jakarta dengan terdakwa Ariesman Widjaja dan Trinanda Prihantoro di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (20/7).

Lebih lanjut, Taufik menjelaskan pertemuan tersebut pada hari Minggu Sore Desember 2015. Setelah menghubungi Sanusi, Taufik berangkat bersama-sama dengan menggunakan satu mobil.

Kepada Majelis hakim, saat bersama dengan Sanusi menuju kediaman Aguan, Taufik mengaku tidak ada pembicaraan tentang tujuan pertemuan tersebut. Politisi Partai Gerindra itu juga mengaku percakapan dirinya dengan sang adik hanya urusan keluarga.

“Saya nggak kenal juga sama Aguan, ngapain ngobrol soal itu,” ujarnya.

Dalam pertemuan di rumah Aguan itu, lanjut Taufik, hadir Ketua DPRD DKI Prasestyo Edi Marsudi, Anggota DPRD DKI sekaligus Ketua Fraksi Partai Hanura Mohamad ‘Ongen’ Sangaji, Anggota DPRD DKI dari Fraksi PKS Selamat Nurdin, dan Ketua Komisi D DPRD DKI yang kini berstatus tersangka dalam kasus ini, Mohamad Sanusi. Hadir juga Ariesman dalam pertemuan itu.

“Saya masuk ke ruangan tengah. Ramai. Disodorin pempek,” ujar Taufik.

Prasetyo yang juga dihadirkan sebagai saksi dipersidangan Ariesman, mengaku bahwa pertemuan tersebut hanya sebatas silaturahmi. Edi menjelaskan dirinya memang sudah kenal dekat dengan Aguan karena pernah menjadi karyawan di salah satu perusahaan bos properti itu.

“Saya sudah lama nggak ketemu Aguan, spontanitas Desember saya jalan, selama saya PAW, saya belum pernah silaturahim. Tiba-tiba saya ajak Pak Ongen (Ketua Fraksi Hanura di DPRD DKI), yok ikut silaturahim,” jelas Prasetyo saat memberi kesaksian.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Fraksi Hanura, Muhammad “Ongen” Sangaji mengakui bahwa dirinya diajak oleh Prasetyo. Meski demikian, dirinya tidak mengetahui maksud tujuan, Prasetyo mengajaknya.

“Saya cuma diajak, habis makan-makan, santai-santai terus pulang,” papar Ongen. [zul]

To Top