Bukkk, Kepala Wakil Ketua DPRD NTT Ditimpuk Dokumen – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Bukkk, Kepala Wakil Ketua DPRD NTT Ditimpuk Dokumen

FAJAR.CO.ID, KUPANG – Suasana rapat di Gedung DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur dikejutkan dengan tindakan salah seorang anggotanya, Agus Bria Seran. Dalam rapat yang dugelar di Kupang, kemarin (20/7), legislator asal Fraksi Gerindra tersebut naik pitam. 

Dia berkata dengan nada tinggi di tengah ruangan yang akan digunakan untuk rapat badan anggaran (banggar) dan TAPD (tim anggaran pemerintah daerah). 

Hal itu berawal ketika anggota komisi IV tersebut meneliti dokumen yang dibagikan sekretariat DPRD. Dokumen itu berisi pokok-pokok pikiran anggota DPRD NTT yang akan diusulkan ke RAPBD NTT 2017. 

”Biar saya ribut supaya kamu tahu. Saya tidak takut satu pun. Semua anggota DPRD punya kedudukan yang sama,” kata Agus. 

Sejumlah anggota DPRD, termasuk Ketua Fraksi Gerindra Herman Banoet, berusaha menenangkan Agus. Suasana semakin tegang saat ketua TAPD yang juga Sekda NTT Frans Salem memasuki ruangan dan duduk di kursi pimpinan rapat. 

Agus yang masih terlihat emosional tidak menggubris orang-orang di sekitarnya. Anggota banggar lainnya, Muhammad Ansor, berusaha menenangkan dia. Namun, upaya tersebut belum berhasil. Agus kembali ke ruang rapat sambil terus berceloteh. 

Wakil Ketua DPRD Nelson Matara yang duduk di kursi pimpinan untuk memimpin rapat pun turun tangan. Bukannya tenang, Nelson malah kena batunya. Tiba-tiba dokumen berisi pokok pikiran itu melayang ke kepala Nelson. Agus pun keluar menuju ruang komisi IV. ”Saya akan print ulang biar kalian tahu,” ucapnya.

Kepada Timor Express (Fajar Group), Agus mengaku kecewa karena tidak ada satu pun usul dan pokok pikirannya yang ditampung di dokumen tersebut. 

Menurut dia, pokok pikirannya benar-benar faktual. Dia memperolehnya saat kunjungan kerja dan reses. ”Saya ini reses, kumpul masyarakat. Hasilnya, tidak ada satu pun yang diakomodasi,” tuturnya di ruang komisi IV. (cel/mam/JPG)

loading...
Click to comment
To Top