Nah! 4 Jambret Dihakimi Massa, Remuk! – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Nah! 4 Jambret Dihakimi Massa, Remuk!

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR, — Tiga orang pelajar bersama satu rekannya yang lain menjadi bulan-bulanan massa di Jalan Emmy Saelan, Rabu (20/7) pukul 09.00 Wita. Mereka babak belur dihajar massa saat beraksi melakukan begal dan menjambret.

Para pelaku masing-masing RIA (16), siswa salah satu SMA di Makassar yang berdomisili di Jalan Tamalate 8, Mm (14), siswa SMP yang tinggal di Jalan Tamalate 8, serta AT (14), juga siswa SMP, warga Jalan Tamalate 9. Sementara satu lainnya, Fr (15) yang tidak bersekolah, adalah warga Jalan Tamalate 8.

Akibat diamuk massa, RIA mengalami luka pada bagian kepala, Mm luka di kepal dan mata sebelah kiri, dan AT jari sebelah kiri nyaris putus dan tangan kirinya tergores. Sedangkan Fr terluka pada kepala bagian belakang.

Selain menghakimi keempat tersangka, massa juga membakar dua unit motor yang digunakan beraksi. Akibatnya, kendaraan tersebut hanya tersisa rangkanya. Saat kejadian, para pelaku menjambret seorang wanita bernama Dana Kristiana (24), staf rumah sakit yang beralamat di Jalan Tala Salapang. Korban mengalami luka pada jari manis dan tangan kiri akibat diparangi pelaku saat berusaha mempertahankan tasnya yang hendak dijambret.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian, langsung menggiring keempat tersangka ke Mapolsek Rapppocini untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kepada polisi, pelaku mengaku, sebelum melakukan aksinya mereka terlebih dahulu berkumpul di Mapala. Di tempat ini mereka menyusun strategi untuk menjambret pengendara motor. Saat beraksi, Fr berboncengan dengan RIA. Sementara Mm membonceng AT.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin, kemarin mengatakan, keempat pelaku nyaris tewas setelah diamuk massa. ”Beruntung anggota Polsek Rappocini dan Polrestabes Makassar cepat datang ke lokasi. Jika tidak, bisa saja pelaku tewas karena Pelaku kemudian diamankan dari amukan massa.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Burhanuddin yang dikonfirmasi, kemarin membenarkan adanyapelaku begal yang diamuk massa. Menurutnya, para pelaku nyaris tewas, karena ada diantara warga yang menggunakan tiang pagar memukuli pelaku.

”Beruntung anggota Polsek Rappoccini dan Polrestabes Makassar cepat turun di TKP mengamankan tersangka dari tangan massa. Sedangkan rangka motor pelaku yang dibakar sudah diamankan anggota Polsek Rappoccini. Keterangan tersangka masih dikembangkan untuk mengejar tersangka begal lain,” jelas Kompol Burhanuddin.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Barung Mangera, mengklaim jika aksi kejahatan di daerah ini, khususnya Makassar mengalami penurunan. Jajaran kepolisian terus berupaya untuk terus menekan angka kejahatan dengan mengajak masyarakat bersenergi memberantas begal dan tindak kriminal lainnya.

”Untuk saat ini angka tindak kriminal di Kota Makassar berada di posisi ketiga setelah Surabaya dan Jakarta,” kata Frans, kemarin.

Dari Operasi Tegas Lipu 2016, berhasil dijaring residivis serta pelaku kriminal yang masuk daftar pencarian orang (DPO) serta target operasi.

”Apalagi dengan adanya perintah tembak di tempat terhadap pelaku kejahatan yang meresahkan. Hal itu mendapat dukungan dari warga kota,” ujarnya. (jul/ish/rus/Bkm/Fajar)

To Top