Pejabat MA Patok Harga Rp100 Juta untuk Pengkondisian Hakim Agung – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Pejabat MA Patok Harga Rp100 Juta untuk Pengkondisian Hakim Agung

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kasubdit Kasasi Perdata Direktorat Pranata Dan Tata Laksana Perkara Perdata Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung (MA) Andri Tristianto Sutrisna diduga hendak mengatur penentuan majelis hakim di MA.

Tak tanggung-tanggung, untuk satu perkara Andri menghargai jasa pengkondisian hakim agung tersebut seharga Rp 100 juta. Hal tersebut terungkap dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik seorang pengacara asal Pekanbaru, Riau, Asep Ruhiat.

BAP itu dibacakan kembali oleh Ketua Majelis Hakim John Halasan Butarbutar dalam sidang perkara suap dengan terdakwa Andri Tristianto Sutrisna di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (21/7).

Dalam BAP tersebut, Asep mengaku pernah meminta tolong kepada Andri untuk memonitor upaya Peninjauan Kembali (PK) perkara korupsi yang tengah ditanganinya.

Sebelumnya, kasasi perkara itu sudah ditolak majelis hakim agung yang diketuai Artidjo Alkostar dengan putusan hukuman selama delapan tahun. “Atas permintaan saya, saudara Andri meminta uang Rp 75 juta. Biasanya harga pengkondisian hakim tersebut Rp 100 juta,” kata Hakim John membacakan BAP milik Asep.

Tak hanya itu, dalam BAP tersebut Asep berharap hakim bisa memutus perkara kliennya tersebut sesuai dengan putusan pengadilan tingkat pertama. Yaitu, hukuman penjara selama tiga tahun.

Terkait BAP itu, Asep tidak menampiknya. Menurut dia, permintaan uang sebesar Rp 75 juta itu disampaikan melalui pesan Blackberry Messanger (BBM). “Yang saya tahu dia kepaniteraan. Saya hanya minta untuk monitor saja,” kata Asep.

Mendengar pengakuan Asep, Hakim John terlihat menahan emosi. Hakim Jhon menanyakan maksud Asep hanya meminta tolong Andri untuk memonitor pengajuan kasasinya. “Bagaimana pengkondisian hakim itu? Katanya cuma monitor! Lalu anda sanggupi itu?,” tegas Hakim John.

Asep mengaku tidak menyanggupi permintaan Andri sebesar Rp 75 juta tersebut. Asep diketahui memberikan Andri gratifikasi berupa uang terkait sejumlah perkara. Hal itu sebagaimana surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Andri Tristianto Sutrisna.

Dalam dakwaan disebutkan, Andri menerima Rp 500 juta dari Asep Ruhiat terkait penanganan sejumlah perkara di MA. Terkait hal itu, Asep Ruhiat mengakui pemberian kepada Andri. (put/jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top