Kubu Damayanti Ungkap, Anggota Komisi V Pemilik Program Aspirasi Miliaran Rupiah di Maluku – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Kubu Damayanti Ungkap, Anggota Komisi V Pemilik Program Aspirasi Miliaran Rupiah di Maluku

Damayanti Dwi Putranti

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Kubu terdakwa Damayanti Wisnu Putranti meragukan kesaksian sejumlah Pimpinan Komisi V DPR RI dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin (Rabu, 20/7).

Pimpinan Komisi V DPR yang beri kesaksian, yakni Fary Djemi Francis (Ketua), Michael Wattimena (Wakil Ketua), Yudi Widiana (Wakil Ketua), M. Toha (Anggota FPKB), Winantuningtyastiti  (Sekjen DPR) dan Prima Maria (Kabagset Komisi V).

Mereka kompak mengaku lupa ketika dicecar JPU KPK tentang pertemuan informal antara Pimpinan Komisi V DPR dengan Sekjen Kementerian PUPR yang berlangsung pada tanggal 14 September 2015, di ruang sekretariat Komisi V sebelum dilaksanakan Rapat Kerja pada siang harinya.

Menurut pengacara Damayanti, Magda Widjajana, pengakuan mereka berbanding terbalik dengan keterangan Sekjen Kementerian PUPR Taufik Widjojono dalam persidangan sebelumnya. Saat itu, Taufik membeberkan bahwa Ketua Komisi V yang mengusulkan program aspirasi dan menentukan besaran alokasinya masing-masing untuk Pimpinan Rp 450 M, Kapoksi Rp 70 M dan Anggota Rp 50 M.

“Biar saja saksi mengatakan lupa atau tidak ingat, tapi faktanya kan terjadi dan telah disampaikan oleh saksi-saksi lainnya,” ujar Magda dalam keterangan di Jakarta, Kamis (21/7).

Dia juga yakin, JPU mempunyai alat bukti lain yang sudah diperlihatkan di hadapan persidangan, yaitu satu bundel dokumen Rekap Usulan Program Hasil Kunker RAPBN TA 2016 yang berisi judul program, nilai proyek, nama Anggota dan kodenya.

“Sebagaimana yang kami saksikan terhadap dokumen tersebut, khusus untuk program aspirasi Pimpinan, Kapoksi dan Anggota Komisi V DPR yang ditempatkan di BPJN IX Maluku dan Maluku Utara,” terang Magda.

Berikut usulan Program Aspirasi Komisi V DPR yang dialokasikan di Maluku-Maluku Utara:
1. Pimpinan Komisi V DPR:
a. Fary Djemi Francis (F-Gerindra), Ketua, kode P1, ada 3 paket senilai 15 M.
b. Lazarus (F-PDIP), Wakil Ketua, kode P2, ada 7 paket senilai 359 M.
c. Michael Wattimena (F-Demokrat), Wakil Ketua, kode P4, ada 6 paket senilai 52 M.
d. Yudi Widiana (F-PKS), Wakil Ketua, kode P5, ada 3 paket senilai 144,9 M.

2. Kapoksi Komisi V DPR:
a. Andi Taufan Tiro (F-PAN), 170 M, kode 5E.
b. Musa Zainudin (F-PKB), 250 M, kode 6B.
c. Fauzih Amro (F-Hanura), 49 M, kode 10A.

3. Anggota Komisi V DPR:
a. Budi Supriyanto (F-PG), 50 M, kode 2D.
b. Umar Arsal (F-Demokrat), 30 M, kode 4A.
c. Bakri (F-PAN), 10 M, kode 5B.
d. Damayanti (F-PDIP), 41 M, kode 1E.
e. Rendy Lamajido (F-PDIP), 40 M, kode 1H.
f. Syukur Nababan (F-PDIP), 40 M, kode 1B.

“Jadi bukan hanya bu Damayanti Klien kami yang punya program aspirasi di BPJN IX Maluku-Maluku Utara, tapi semua Anggota Komisi V juga punya, khusus Balai IX sudah terungkap dalam fakta persidangan,” tutup Magda. [sam/rmol]

loading...
Click to comment
To Top