Permohonan PK Ditolak, Freddy Budiman Tinggal Ditembak – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kriminal

Permohonan PK Ditolak, Freddy Budiman Tinggal Ditembak

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Upaya gembong narkotika Freddy Budiman untuk lolos dari hukuman mati akhirnya kandas. Upayanya mengajukan permohonan peninjauan kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA) ternyata ditolak.

Juru Bicara MA Suhadi mengatakan, lembaga peradilan tertinggi di tanah air itu sudah menolak permohonan PK Freddy. “Putusannya diketok tadi sebelum salat Jumat,” ujar Suhadi saat dihubungi JPNN (Fajar Group) Jumat (22/7) sore.

Putusan PK itu diketok oleh majelis hakim agung yang diketuai  Syarifuddin dengan dua anggota, yaitu Andi Samsan Nganro dan Salman Luthan. Dengan putusan MA di tingkat PK itu maka hukuman atas Freddy bisa dieksekusi. “Hukumannya tetap berlaku,” kata Suhadi.

Jaksa Agung M Prasetyo pun menyambut baik putusan PK atas Freddy Budiman itu. Sebab, hal itu sejalan dengan harapan kejaksaan untuk bisa secepatnya mengeksekusi putusan atas Freddy. “Kalau MA betul sudah keluarkan putusan itu, alhamdulillah. Itu yang kita harapkan,” ujar  Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jumat (22/7).

Dia mengatakan, dari awal Freddy memang tidak punya novum atau bukti baru untuk mengajukan PK. Parahnya, Freddy tetap mengendalikan bisnis narkoba dari balik penjara. “Apa bukti baru dia? Kecuali dia dari balik penjara masih mengendalikan peredaran dan menjadi bandar narkoba,” kata Prasetyo.

Freddy merupakan terpidana mati kasus narkotika. Dia dinyatakan terbukti bersalah melakukan penyelundupan 1,4 juta butir ekstasi ke Indonesia. Vonis mati tingkat pertama untuk Freddy dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Vonis itu dikuatkan di tingkat banding Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan kasasi MA. (boy/jpnn)

Click to comment
To Top