Kasus Freddy Budiman, Dari 500 Gram Sabu Hingga Selundupkan 1,8 Juta Ekstasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Kasus Freddy Budiman, Dari 500 Gram Sabu Hingga Selundupkan 1,8 Juta Ekstasi

Freddy Budiman

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Gembong narkoba Freddy Budiman selama ini memang tak pernah jera berbisnis narkoba. Meski telah menjalani hukuman di penjara, dia beberapa kali tetap menjalankan jejaringnya. 

Bahkan, dia pernah mengembangkan produksi narkoba di dalam Rutan Cipinang. 

Bahkan, setelah pemindahan ke Nusakambangan, Badan Narkotika Nasional (BNN) tetap bisa mencium jaringan yang dikembangkan Freddy dari jeruji besi.  

Berikut adalah catatan kasus Freddy Budiman yang disarikan JawaPos.com (Fajar Group). (mam/JPG)

Freddy yang Tak Pernah Jera 

  • 2009, Ditangkap atas kepemilikan 500 gram sabu-sabu. Divonis 3 tahun 4 bulan.
  • 2011, Ditangkap atas kepemilikan ratusan gram sabu-sabu dan alat pembuatan. Divonis 18 tahun penjara. 
  • 2012, Dari balik penjara mengendalikan pengiriman 1,4 juta butir ekstasi dari Tiongkok. Divonis mati. 
  • 2013, Mengendalikan lagi pengiriman 400 ribu ekstasi dari Belanda. 
  • 2015, Mengendalikan pengiriman narkoba dari Nusakambangan. 
  • 2016, Terlibat pengiriman 33 kg sabu-sabu dari Tiongkok.
loading...
Click to comment
To Top