Mantan Bupati Kukar Kritis, Detak Jantung Sempat Berhenti – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Mantan Bupati Kukar Kritis, Detak Jantung Sempat Berhenti

mantan bupati kutai kartanegara

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Mantan Bupati Kutai Kartanegara Syaukani HR dilarikan ke RSUD AW Sjahranie Samarinda, Sabtu (23/7) malam. Kondisi kesehatan Syaukani sempat kritis. Sesampainya di rumah sakit, Syaukani langsung masuk ruang Intensive Cardiologi Care Unit (ICCU) dan dipasangkan alat ventilator untuk membantu pernapasannya.

Berkat kesigapan perawat pribadinya, serangan jantung yang dialami Syaukani bisa ditangani secara cepat

Sang istri Dayang Kartini menemani saat perjalanan menuju rumah sakit. Begitu juga dokter pribadi Syaukani yakni Dokter Rudi Peleh dari RSUD Parikesit, Tenggarong yang sempat memberikan penanganan medis awal. Di dalam ruangan berukuran sekitar 4×5 meter, Syaukani langsung mendapat penanganan khusus dari tiga dokter spesialis. Yaitu dokter spesialis jantung, dalam dan saraf.

Kepada Kaltim Post (Fajar Group), Rudi Peleh membenarkan bahwa Syaukani sempat mengalami serangan jantung. Detak jantungnya sempat hilang beberapa saat. Selanjutnya, tim dokter langsung menanganinya dengan memberi kejutan di bagian dada Syaukani, sambil memantau perkembangan pernafasan melalui alat ventilator.

Meski sempat hilang beberapa saat, detak jantung Syaukani kembali muncul. Asupan gizi pun segera ditambah melalui selang infus yang terpasang di tangan Syaukani.

“Sebenarnya terkena serangan jantungnya saat di rumah sakit. Tapi kami bersyukur karena di rumah sakit peralatannya lebih lengkap. Alat ventilator juga sangat membantu proses pernapasan,” kata Rudi Peleh.

Syaukani pindah ke bilik ICCU, Senin (25/7). Kondisinya masih labil. Semula, Syaukani menghuni bilik ruang ICCU yang berukuran sekitar 4×5 meter. Sedangkan bilik kamar yang di huni Syaukani kini seluas 5×6 meter. “Kondisinya masih labil. Pemindahan ruangan tersebut karena ingin medapat yang lebih besar saja,” kata Hendri, perawat pribadi Syaukani.

Dari pantauan Kaltim Post, kondisi Syaukani belum mengalami perubahan. Pembesuk pun dibatasi. Di pintu utama ruang ICCU, pembesuk sudah tak dibolehkan lagi masuk. (qi)

loading...
Click to comment
To Top