Orang Tua Korban Vaksin Palsu Merasa Terintimidasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Orang Tua Korban Vaksin Palsu Merasa Terintimidasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sebanyak 50 orang tua korban vaksin palsu RS Harapan Bunda Jakarta mengaku resah dengan adanya pengawalan pihak kepolisian ketika menyuarakan keluhannya ke rumah sakit itu, Sabtu lalu (23/7).

Koordinator Aliansi Orang Tua korban Vaksin Palsu, August Siregar mengatakan, petugas kepolisian yang datang ke RS Harapan Bunda lebih dari 100 personel.

“Lengkap persenjataan. Apakah kami teroris? Sampai sekarang kami tidak anarkis di Rumah Sakit Harapan Bunda,” akunya saat mengadukan nasib mereka ke Komnas Perlindungan Anak, Pasar Rebo, Jakarta, Senin (25/7).

Hal senada juga dikeluhkan Desimah. Menurut rekan August yang juga orang tua korban vaksin palsu RS Harapan Bunda juga mengeluhkan hal itu, pengawalan polisi tidak perlu terlalu ketat.

Apalagi itu juga ditunjukkan hari ini ketika mereka mengadukan nasib ke Komnas Perlindungan Anak.

Kalaupun amarah yang ditunjukkan para orang tua, kata Desimah, itu hal yang wajar. Sebab, mereka khawatir akan nasib anak-anak mereka yang diduga terkena vaksin palsu.

“Kami orang tua jangan dianggap perusuh. Wajar kami emosi kalau kami tidak dilayani. Sampai sekarang, rumah sakit menoleh muka saja enggak. Kami marah, tapi tidak anarkis,” seru Desimah.

Anggota aliansi lainnya, Imam Subali juga mengaku terintimidasi. “Kami secara psikis diintimidasi. Kami terancam,” sebutnya.

Kendati demikian, Subali tetap berpikir positif dengan pengawalan pihak kepolisian itu. “Saya bilang ke teman-teman itu kita maknai sebagai kepedulian bapak polisi ke kita sehingga dikawal kemana-mana,” sindirnya. (dna/JPG)‎

To Top