Soal Dana Rp392 Miliar, Ternyata Podomoro Belum Beritahu Pemprov DKI – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Soal Dana Rp392 Miliar, Ternyata Podomoro Belum Beritahu Pemprov DKI

29155_47387_Ilustrasi Reklamasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Pengembang properti Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mengklaim telah menghabiskan dana Rp 392 miliar dalam bentuk sumbangan kontribusi untuk 13 proyek pembangunan di Jakarta. Kewajiban tersebut dikerjakan era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjabat sebagai wakil gubernur dan gubernur DKI.

Ahok sendiri mengaku belum menerima laporan mengenai 13 kewajiban pengembang. Pihak APLN juga memberikan jawaban abu-abu karena ternyata belum diketahui berapa appraisal atau nilai pekerjaan proyek tersebut. Padahal proyek sudah dikerjakan sejak empat tahun yang lalu.

“Masih perlu dilakukan appraisal secara bersama,” ujar Vice President Public Relation & General Affairs PT Muara Wisesa Samudra (MWS) Pramono saat dihubungi RMOL, Selasa (26/7).

PT MWS sendiri merupakan anak perusahaan APLN yang menjalankan proyek pembangunan Pulau G di Teluk Jakarta.

Pramono juga mengakui bila dana Rp 392 miliar juga ternyata hasil kalkulasi dari pihak APLN saja. Saat ditanya mengapa belum ada laporan lengkap mengenai appraisal dari kewajiban tersebut, dia hanya bungkam.

“Nilai proyek sebesar Rp 392 miliar yang sudah dibangun perusahaan merupakan jumlah yang menjadi perhitungan perusahaan,” katanya.

Sebagaimana diketahui, APLN mengklaim sudah memberikan kontribusi bagi Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp392 miliar. Sayangnya, Ahok mengaku tidak tahu menahu soal laporan nilai kewajiban itu.

“Saya tidak tahu,” ujarnya di Balai Kota, 22 Juli lalu.

Ahok juga mengaku belum mengetahui dan menerima berita acara serah terima nilai kewajiban yang diklaim APLN. Sementara itu, pihak APLN telah mengeluarkan rincian dana yang telah mereka keluarkan untuk Pemprov DKI. [wah/rmol] 

loading...
Click to comment
To Top