Jelang Eksekusi Mati, 9 Napi Diisolasi, 5 Menuju LP Batu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Jelang Eksekusi Mati, 9 Napi Diisolasi, 5 Menuju LP Batu

FAJAR.CO.ID, CILACAP – Tanda-tanda semakin dekatnya waktu eksekusi mati jilid III sudah terlihat jelas. Terlihat dari para terpidana mati yang akan dieksekusi mulai dikumpulkan di LP Batu Cilacap. LP ini merupakan LP tertutup di Nusakambangan yang paling dekat dengan lokasi eksekusi.

Kabarnya mereka sudah menempati sel isolasi. Biasanya, begitu diisolasi maka kisaran tiga hari kemudian dieksekusi dilakukan.

Menurut Sumber Radarmas (Fajar Group), sebanyak 9 orang terpidana mati memang sudah berada di LP Batu. Sedangkan lima lainnya Selasa malam dikabarkan digeser ke LP Batu. Rinciannya, satu orang dari Lapas Besi, dua orang dari Lapas Pasir Putih dan dua orang dari Lapas Kembang Kuning.

Berbeda dengan persiapan eksekusi sebelumnya, hingga kemarin belum tampak adanya personil TNI yang ikut diterjunkan ke lapangan. Angkatan laut yang sebelumnya aktif melakukan patroli laut, hingga kemarin belum melakukan patrol. Termasuk tidak hadirnya kapal perang RI di perairan Cilacap.

“Besok (hari ini,red) patroli baru akan dilaksanakan menggunakan kapal patroli. Kapal perang kayaknya tidak didatangkan,” ujar sumber radarmas di Pangkalan Angkatan Laut Cilacap.

Kesibukan lainnya juga terlihat di Kejaksaan Negeri Cilacap. Kemarin pagi di Kejaksaan Negeri telah datang jaksa eksekutor, keluarga, penasehat hukum serta perwakilan kedutaan besar dari beberapa Negara yang warganya akan di eksekusi dalam waktu dekat ini.

Selain banyaknya plat mobil luar daerah, sejumlah mobil dengan nomer polisi CB juga terlihat parkir di kejaksaan negeri Cilacap. Diantaranya yakni staf kedutaan besar India yang datang menggunakan kendaraan dengan plat nomor CD 13 04.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap Agnes Triani  menyatakan mendapat informasi eksekusi terpidana mati bakal dilaksanakan dalam pekan ini. Tapi dia belum mendapatkan informasi kapan waktunya dan juga jumlahnya.

“Waktunya kami belum mendapatkan informasinya,” terang dia. Rupanya, hari hari menjelang eksekusi semakin dekat ini semakin kentara dengan telah disiapkannya tim pemulasaran untuk jenazah yang beragama Kristen.

“Kami menyiapkan enam orang. Asumsinya dua orang untuk memandikan satu jenasah,” ujar Koordinator Pemulasaran Jenazah Gereja Kristen Jawa Cilacap Suhendro Putro yang mengaku telah diminta kepolisian untuk mempersiapkannya. (amu/yuz/JPG)

To Top