Dikira Kelompok Santoso, Brimob Tembak 5 Satgas Intel, 1 Tewas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Dikira Kelompok Santoso, Brimob Tembak 5 Satgas Intel, 1 Tewas

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Seorang anggota TNI, Satgas 1 Intelijen Tinombala berinisial MI menghembuskan nafas terakhir setelah ditembak oleh anggota Satuan Brimob Satgas Tinombala Gabungan di Desa Towu, Pos Sekat Towu, Poso, Sulawesi Tengah.

MI Tewas ditembak di kepala pada Rabu siang (27/7) sekitar pukul 12.30 Wita. Peristiwa penembakan itu diduga kuat karena salah komunikasi di antara kedua prajurut tersebut.

Kabarnya, penembakan itu berawal saat satuan anggota Satgas 1 Intelijen Tinombala tengah menelusuri soal informasi adanya lokasi penimbunan senjata di Desa Towu di Poso. Sementara anggota satuan Brimob yang juga tergabung di dalam satgas Tinombala memantau pergerakan anggota Satgas 1 Intelijen itu.

Saat anggota intel satgas Tinombala yang dipimpin Kapten Inf Khalef dengan jumlah 7 orang (5 personil intel dan 2 orang masyarakat) menaiki goa yang berada di belakang kampung Desa Towu  sekitar pukul 11.00 WITA.

Kemudian setelah sampai di TKP, dua personil Kapten inf Khalef bersama Serda Ilman, melakukan penggalian disekitar TKP. Sedangkan 3 personil lainnya bersama 2 orang masyarakat memasuki gowa untuk menindak lanjuti info adanya penimbunan senjata api disekitar gowa dibelakang tower XL Desa Towu.

Namun pada saat melakukan penggalian dan pencarian senjata anggota satgas intel tersebut, tiba-tiba diberondong tembakan dari atas goa dengan jarak kira-kira 20 meter oleh satu Tim anggota Brimob pos sekat Towu.

Kadiv Humas Mabes Polri, Boy Rafli Amar mengatakan, saat itu anggota Brimob yang mencoba mengonfirmasi lewat bahasa sandi, namun tidak mendapat jawaban. Boy juga memastikan bahwa korban hanya satu.

“Enggak ada lagi (korban). Yang korban itu dari satgas intel dan yang mengepung dari Satgas Tinombala gabungan Polri dan TNI. Ya sudah dipanggil (Satgas Tinombala) dengan bahasa sandi, tapi (Satgas 1 Intelijen) tidak menjawab,” kata Boy, Rabu (17/7).

Saat ini kata Boy, untuk mendalami peristiwa itu, saat ini Propam Mabes Polri bersama POM TNI terbang ke Poso.

“Saat ini tim Propam dan Kakor Brimob berangkat untuk pimpin pemeriksaan terhadap anggota Brimob Satgas Tinombala terkait peristiwa itu,” katanya.

Saat ini kondisi kondusif. Boy melanjutkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan TNI agar tidak terjadi insiden lanjutan. Masing-masing pihak juga diimbau bisa menahan diri. Sebab peristiwa penembakan itu diduga kuat hanya karena soal komunikasi.

“Kapolda Sulteng dan Danrem Sulteng terus koordinasi agar situasi terkendali,” ujar Boy. (ril/pojoksatu/fajar)

To Top