9 Agustus Mulai Diberangkatkan, Visa Haji Baru 65 Persen Rampung – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

9 Agustus Mulai Diberangkatkan, Visa Haji Baru 65 Persen Rampung

Jemaah Haji

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pelaksanaan ibadah haji tahun 2016/ 1437 H tinggal menghitung hari saja. Semua persiapan pelaksanaan sudah hampir seluruhnya rampung. Dari proses pelunasan biaya haji hingga pelayanan bagi jamaah haji di Tanah Suci.

Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Kementerian Agama (Kemenag) Sofwan Abdul Djani mengatakan, pembuatan visa haji diprioritaskan bagi jamaah haji yang akan berangkat pada gelombang pertama.

Selanjutnya, disusul pembuatan visa untuk jamaah untuk pemberangkatan pada tahap kedua. Pemberangkatan gelombang pertama, menurutnya dilakukan di seluruh embarkasi di Indonesia.

”Jumlah jamaah pada gelombang pertama sebanyak 86 ribu jamaah, sedangkan jumlah jamaah haji Indonesia sebanyak 155.200 jamaah,” ujarnya kepada INDOPOS (Fajar Group), Kamis (28/7).

Sofwan mengungkapkan, pemberangkatan jamaah haji gelombang pertama akan dilakukan pada 9 Agustus mendatang. Jamaah, akan masuk asrama haji pada 8 Agustus.

Sofwan menjelaskan, beberapa kendala pembuatan visa haji disebabkan oleh sistem layanan e-Hajj yang baru diujicobakan. Kendati demikian, perbaikan –perbaikan terus dilakukan untuk mempercepat proses pembuatan visa.

”Wajarlah kalau ada kendala, itu pun hanya sedikit. Karena faktor sistem seperti tidak bisa input data, upload data. Tetapi kami berusaha mengikuti irama aplikasi,” katanya.

Untuk membantu percepatan pembuatan visa, dikatakan Sofwan pihaknya telah mempersiapkan sistem pendukung di antaranya saat proses pemaduan antara data jamaah dengan paspor dan beberapa kewajiban jamaah seperti pelunasan biaya haji.

Data yang sudah sinkron, lanjut Sofwan, akan dikoneksikan ke sistem e-Hajj di kantor urusan haji Indonesia di Tanah Suci.

”Sebelumnya data akan diisi dengan paket pemondokan, catering hingga transportasi. Selanjutnya data yang sudah fix akan dikoneksikan ke Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Baru keluar visa,” jelasnya.

Visa yang sudah keluar, menurut Sofwan, akan dikoneksikan ke sistem e-Hajj di Kemenag. Dan akan didistribusikan ke kantor kanwil di daerah.

Sofwan menuturkan, visa haji tahun ini berbeda dengan visa haji tahun lalu. Tahun ini visa haji terpisah dari paspor dan berbentuk kertas print out, sedangkan tahun lalu berupa stiker yang menempel pada paspor haji.

Prosesnya pun dilakukan di kantor Kemenag, sedangkan tahun lalu penempelan stiker visa dilakukan di kantor Kedutaan.

”Kendalanya visa ini harus kita cetak dengan print out dan itu sedikit merepotkan. Kita harus memiliki mesin print out yang canggih untuk percepatan cetak fisik visa,” katanya.

Sofwan menyebutkan, saat ini sudah 65 persen visa haji telah rampung. Untuk mempercepat proses perbaikan, visa haji dapat dicetak melalui kanwil agama di tiap daerah. “Proses ini sangat memotong waktu untuk perbaikan visa. Jadi perbaikan visa tidak harus dilakukan ke pusat,” tukasnya. (nas/yuz/JPG)

loading...
Click to comment
To Top