Astaga! Meski Kondisi Hamil Tua, Suami Ajak Istri Nyolong Motor – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Astaga! Meski Kondisi Hamil Tua, Suami Ajak Istri Nyolong Motor

Pencurian-Motor

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Pasangan suami istri ditangkap aparat kepolisian karena mencuri motor di area parkir lantai basement Tower A Apartemen Wisma Gading Permai (WGP), Jakarta Utara, Rabu (27/7) lalu. Parahnya, sang istri, yang diajak suaminya melakukan aksi krminal itu, tengah dalam kondisi hamil tua

Kapolsek Metro Kelapa Gading Kompol Argo Wiyono, mengatakan pasutri berinisial JMI (27) dan isterinya JMS (24) tersebut menggunakan modus operandi berpura-pura sebagai pemilik motor. Caranya, kedua pelaku menyewa kamar secara harian di apartemen itu sehingga bisa memperoleh kartu parkir, yang kemudian mereka palsukan. Tujuannya agar mudah lolos saat mereka keluar dengan motor curian dari lokasi area parkir apartemen.

Motor yang berhasil digondol pasutri ini adalah jenis Kawasaki Athlete D 3567 SAG milik penghuni apartemen berinisial GJT pada Jumat malam (11/6) pukul 21.21. ”Kami langsung menggelar penyelidikan begitu ada kehilangan motor dari salah satu penghuni apartemen itu,” ujar Argo di Mapolsek Kelapa Gading, Kamis (28/7).

Penyelidikan dilakukan dengan meneliti isi rekaman CCTV di apartemen tersebut. Khususnya, rekaman CCTV di lantai basement apartemen. Saat penelitian terhadap isi rekaman CCTV itulah, salah seorang satpam apartemen mengenali pelaku pria.

Saat ditangkap, JMI yang mengaku sudah tiga bulan menganggur itu memberi tugas kepada isterinya. Yakni, mengamati situasi tatkala dirinya ”mengorek” lubang kunci kontak motor menggunakan kunci letter T baja. Ia juga melengkapi aksinya dengan berbagai duplikat anak kunci kontak motor yang sudah dimodifikasi pada bagian lekukannya.  JMI  juga mengaku selalu memilih unit motor yang mudah dibobol bagian kunci kontaknya.

”Istri pelaku yang mengamati situasi disekitarnya, lalu setelah suaminya berhasil membobol motor dia  kemudian mengikuti suaminya dengan motor yang berbeda. JMS keluar lokasi parkir menggunakan kartu member parkir yang sudah dipalsukannya, sedangkan isterinya keluar menggunakan kartu member yang asli karena menyewa harian kamar apartemen di sana,” ungkap Argo.

Penangkapan dilakukan terhadap JMS tiga hari kemudian pasca pencurian itu. JMS ditangkap di unit kamar apartemen yang disewanya secara harian di Tower A Apartemen WGP Kelapa Gading itu. Kepada penyidik JMS bersikukuh tak tahu di mana keberadaan suaminya itu. JMS mengatakan, begitu mereka keluar apartemen mereka langsung berpencar.

JMS mengendarai motornya, dan JMI mengendarai motor yang baru dicurinya itu. Pada akhirnya JMI berhasil ditangkap tim Resmob Polsek Kelapa Gading saat bersembunyi di rumah saudaranya di Bekasi pada Rabu (27/7).

Argo menambahkan, pihaknya memberikan penangguhan penahanan terhadap JMS karena yang bersangkutan sedang hamil 8 bulan. ”Jadi penangguhan penahanan ini karena faktor kemanusiaan saja. Status JMS wajib lapor sampai nanti melahirkan,” tandasnya.

JMI sendiri mengaku nekat menjadi curanmor sambil mengajak isterinya karena kebutuhan biaya hidup yang tak bisa ditunda. Sementara dirinya sedang menganggur lantaran kena pecat dari perusahaannya. Dia sendiri sebelumnya menjadi karyawan pemasaran di sebuah perusahaaan swasta. ”Saya terpaksa mencuri motor karena sudah tiga bulan ini menganggur karena kena pecat dari kerjaan lama saya gara-gara tidak bisa memenuhi target penjualan. Barang yang saya curi belum sempat dijual lagi, rencananya kalau terjual untuk membayar utang kepada rentenir,” lontar JMI.

Namun JMI bersikeras kalau dirinya baru sekali-sekalinya itu mencuri motor, itupun langsung mengajak istrinya. Apapun dali mereka, pasutri ini tetap dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (ind/dil/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top