Waspada! BPJS Palsu Beredar Hingga ke Lampung – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Kesehatan

Waspada! BPJS Palsu Beredar Hingga ke Lampung

FAJAR.CO.ID, BANDARLAMPUNG – Setelah melanda Kota Bandung, Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan palsu mulai meluas ke Kota Bandarlampung.

Seorang warga nyaris jadi korban bujuk rayu seorang yang mengaku sebagai petugas BPJS Kesehatan yang menawarkan pembuatan kartu BPJS tanpa harus mengantre.

Beruntung, AN (27), Kelurahan Ketapang, Kecamatan Telukbetung Selatan, Kota Bandarlampung tidak terbuai bujuk rayu pelaku tersebut. Kejadian ini langsung dilaporkan ANI oleh korban yang berinisial AN ke Radar Lampung (Fajar Group).

Diceritakannya, suatu siang sekitar pukul 11.00 WIB, rumah AN didatangi oleh soerang yang tak dikenal. Orang itu meminta waktu AN untuk memperkenalkan diri, maksud dan tujuannya. Awalnya tidak ada kesan mencurigakan sehingga orang itu diperkenankan masuk.

Pria berkacamata dan berkemeja putih itu menanyakan apakah AN sekeluarga sudah memiliki karti BPJS. AN tidak serta-merta menjawab sudah atau belum. “Saya lebih dulu bertanya memang kenapa Mas?” cerita AN.

Sejurus dari itu, pria yang belum sempat memperkenalkan nama tersebut bercerita panjang lebar. Inti kalimat yang diingat AN adalah pria itu menawarkan jasa pembuatan kartu BPJS.

“Katanya sih bantu program pemerintah menyukseskan program kesehatan gratis. Cukup dengan bayar biaya administrasi Rp150 ribu. Setelah itu, dengan bukti kuitansi bisa langsung ditebus di kantor BPJS tanpa mengantre,” terang AN.

Kendati belum dapat memastikan itu modus penipuan, namun jawaban dari AN itu si pria tersebut lantas terdiam dan berlangsung pergi begitu saja. “Karena memang saya dan keluarga sudah buat kartu BPJS ya saya menolak tawaran itu. Dia pun langsung pergi pamitan. Tapi saya masih bingung itu benar atau tidak,” ujar AN.

Sementara itu, staf Unit Hukum dan Publikasi BPJS Bandarlampung, Iangga Wira Pratama memastikan hal itu bentuk dari upaya penipuan. Pasalnya hingga kini BPJS Bandarlampung tidak ada membuat program demikian. “Takutnya seperti kasus penipuan di Jawa Barat,” ujar Iangga.

Iangga menyarankan setiap warga yang hendak membuat kartu BPJS diminta untuk datang langsung ke kantor BPJS. Lebih dari itu jangan mempercayakan oknum-oknum yang mengaku bisa membantu membuatkan kartu BPJS. (sur/p5/iil/JPG)

To Top