Ada 300 WNI di Luar Negeri juga Terancam Hukuman Mati – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Ada 300 WNI di Luar Negeri juga Terancam Hukuman Mati

Hukuman-mati

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Tercatat, sudah 101 negara yang menghapus hukuman mati dan 22 negara telah berhenti melaksanakan hukuman mati.

Praktek hukuman mati di Indonesia saat ini, akan merugikan Warga Negara Indonesia (WNI), sekaligus berimbas pada pergaulan di dunia internasional.

“Terus dijalankannya pidana mati akan mengancam perlindungan WNI di luar negeri yang terancam dieksekusi mati,” kata Kabid Fair Trial Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Arif Maulana, Jumat (29/7).

Saat ini, tercatat hampir 300 orang WNI m di luar negeri yang terancam hukuman mati.

Hal itu, menjadi Pekerjaan Rumah (PR) serius bagi pemerintah untuk menyelamatkan ratusan nyawa yang akan dieksekusi.

“Dengan terus menjalankan hukuman mati, Indonesia akan kehilangan posisi tawar untuk menyelamatkan WNI yang terancam hukuman mati di luar negeri,” sesalnya.

Sebelumnya, pemerintah telah melaksanakan eksekusi mati jilid tiga terhadap empat dari 14 orang terpidana mati kasus narkotika, dinihari tadi.

Padahal, berbagai kalangan menolak dengan berbagai argumentasi. Mulai dari aktifis HAM, PBB, hingga mantan presiden RI, B.J. Habibie.

Jika mengacu pada data Badan Narkotika Nasional (BNN), jumlah pengguna narkotika di tahun 2008, mencapai 3,3 juta jiwa.

Angka tersebut bertambah pada  2015 menjadi 5,1 juta jiwa.

Padahal, terhitung sejak tahun 2004 hingga 2015, tidak kurang 21 terpidana yang berkaitan dengan narkotika dieksekusi mati oleh pemerintah. [prs]

loading...
Click to comment
To Top