SIMAK! Tiga Instruksi Kapolri Terkait Tax Amnesty – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

SIMAK! Tiga Instruksi Kapolri Terkait Tax Amnesty

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menindaklanjuti pengesahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak (Tax Amnesty), Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan tiga instruksi kepada seluruh jajaran Polri.

Pertama, dalam rangka kesuksesan pengampunan pajak, Polri sifatnya hanya membantu petugas pajak dalam rangka repatriasi dana (menarik kembali dana) ke Indonesia dan deklarasi harta sebenarnya.

“Tentu petugas pajak dalam rangka kesuksesan tax amnesti untuk kemudahan-kemudahan repatriasi wajib pajak maupun deklarasi , jadi (Polri)membantu termasuk tidak boleh mengotak-ngatik yang disampaikan wajib pajak dalam skema tax amnesti ini,” kata Tito di Mabes Polri, Jumat (26/7).

Dalam hal ini, lanjut Tito Polri boleh menindak bagi kasus-kasus tertentu. “Jadi ada pengecualian untuk kasus terorisme, human traficking dan narkotika,” paparnya.

Poin kedua lanjut mantan Kapolda Metro Jaya ini jajaran Polri tidak boleh membocorkan informasi wajib pajak yang melaporkan skema pengampunan pajak.

“Tidak boleh ada yang membocorkan informasi wajib pajak yang melaporkan skema tax Amnesti ini karena ancamannya lima tahun jadi siapapun juga yang membocorkan akan kita proses hukum,” tegasnya.

Dua poin sebelunya terang Tito dalam rangka memberikan kemudahan dan jaminan kepada wajib pajak agar mereka yakni melakukan repatriasi dan deklarasi dananya.

“Saya ulangi intinya dalam memberikan kemudahan dan jaminan kepada wajib pajak agar begitu yakin dalam rangka repatriasi deklarasi mereka datanya tidak diganggu. MoU sudah ditanda-tangani antara Polri, pajak dan Kejaksaan Agung,” paparnya.

Instruksi ketiga, jelas mantan Kepala BNPT ini pihakny memerintahkan jajaran Polri agar membangun iklim investasi sehingga para investor merasa nyaman untuk berinvestasi di Indonesia.

“Salah satunya adalah jaminan keamanan di wilayah-wilayah sehingga investor yang masuk ke kita merasa nyaman masuk ke Indonesia,” tukasnya. (elf/JPG)

Click to comment
To Top