Uji Coba Ganjil Genap, Seribu Pengendara Ditegur Petugas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Jabodetabek

Uji Coba Ganjil Genap, Seribu Pengendara Ditegur Petugas

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Setelah dua hari melakuan uji coba pembatasan operasional kendaraan bermotor melalui sistem ganjil genap di Jakarta, petugas Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) menegur seribu pengendara, karena belum mematuhi sistem tersebut.

Kepala Dishubtrans, DKI Jakarta Andri Yansyah, selama dua hari uji coba ganjil genap dilangsungkan, pihaknya telah menegur 1.000 pengendara, karena tidak mematuhi aturan sistem ganjil genap.

“Kalau hari pertama itu tidak terlalu banyak ya. Hari kedua lumayan banyak tuh naik sampai 100 persen. Hari pertama 353 (teguran), kalau kemaren naik sampai sekitar 700-an (teguran),” tutur Andriansyah ketika sedang memonitoring kawasan ganjil genap di Bundaran Hotel Indonesia, Jumat (29/7).

Menurut dia, sistem ganjil genap ini cukup efektif untuk mengurai kemacetan, kendati pun hasilnya belum memperlihatkan hasil yang signifikan. “Yah kalau ditanya ada perubahan, ada. Tapi memang belum signifikan. Karena ini masih taraf uji coba,” ujarnya

Kini pihak Dishubtrans terus mengevaluasi setiap kendala dalam penerapan ganjil genap. Mulai waktu tempuh, volume kendaraan, dan jumlah teguran yang dilayangkan petugas kepada pengemudi yang melanggar.

Seperti diketahui, pembatasan kendaraan melalui sistem ganjil genap merupakan opsi yang dipilih Pemprov DKI untuk mengganti kebijakan sebelumnya yakni, 3 in 1.

Kebijakan ini diharapkan dapat menekan angka kemacetan lalu lintas di Ibukota. Apalagi jumlah kendaraan yang beroperasi di jalan raya semakin hari semakin bertambah. Sedangkan pertumbuhan jalan di Jakarta hanya 0,01 persen.

Sehingga kemacetan tidak dapat dihindarkan. Apalagi jumlah angkutan massal yang diharapkan untuk memigrasikan pengendara menjadi penumpang angkutan umum belum memumpuni untuk mengakomodir kebutuhan perjalanan warga. (uya/JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top