Anggota DPR Ini yakin Ada Bekingan Aparat Penegak Hukum dan Birokrat dalam Peredaran Narkoba – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Anggota DPR Ini yakin Ada Bekingan Aparat Penegak Hukum dan Birokrat dalam Peredaran Narkoba

Dimyati Natakusuma

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota Komisi I DPR Dimyati Natakusumah meyakini ada oknum aparat penegak hukum maupun pejabat negara yang terlibat dalam peredaran narkoba. Itu disampaikan menanggapi informasi yang disampaikan Koordinator Kontras Haris Azhar atas pengakuan terpidana mati yang baru saja dieksekusi, Freddy Budiman. ‎

Peredaran narkoba kata dia tak kunjung bisa diputus mata rantain‎ya. Kendati gembongnya sudah diproses hukum, nyatanya barang haram yang merusak generasi bangsa itu masih menjamur.

“Surganya pengedar narkoba di Indonesia karena ada oknum yang sangat kuat melindungi. ‎Saya yakin ada oknum jenderal, oknum birokrasi, pejabat besar, mungkin di dalam sini (DPR) juga, pasti pengusaha hitam,” bebernya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/8).

‎Menurutnya bisa diprediksi adanya keterlibatan oknum penegak hukum maupun pejabat negara. Contoh kasus rekan satu partainya, Fanny Safriansyah atau Ivan Haz kala itu tertangkap di perumahan ‎di Perumahan Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat atau Kostrad.

Dengan keterlibatan oknum penegak hukum, peredaran narkoba menjadi licin. “Pengedar narkoba aman di wilayah kolong, wilayah tempat harimau. Kalau tempat biasa kan gampang digerebek,” sebut politikus PPP itu.

Menurut Dimyati wajar saja ada oknum aparat penegak hukum yang terlibat dalam jaringan narkoba. Sebab, penjualan barang haram itu menggiurkan lantaran untungnya terbilang besar.

Karenanya, legislator asal ‎Jakarta itu berharap Presiden Joko Widodo turun tangan menindaklanjuti laporan Haris.

“Ada bandar besar yang untouchable. Ini presiden cari nih siapa sih. Kan bisa deteksi yang menjual atau gunakan mengedarkan dan produksi. Saya yakin TNI, Polisi sudah tau siapa pelakunya, tapi ada yang tidak tersentuh karena oknum-oknum banyak yang kecipratan. ‎Lambat laun akan ketahuan,” pungkasnya. (dna/JPG)

loading...
Click to comment
To Top