Bos Lippo Group, Eddy Sindoro Bakal Dijemput Paksa KPK – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Bos Lippo Group, Eddy Sindoro Bakal Dijemput Paksa KPK

205033_841747_KPK_baru_jpnn

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menjemput paksa ‎Presiden Komisaris Lippo Group Eddy Sindoro.

Hal itu dilakukan setelah Eddy mangkir dari panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait penanganan perkara Lippo Group di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Wakil Ketua KPK La Ode M Syarif menilai mangkirnya Eddy Sindoro sebagai tindakan yang tindak kooperatif.

“Jika tidak kooperatif, akan dijemput paksa,” kata Syarif saat dikonfirmasi, Senin (1/8).

Sedianya, hari ini Eddy akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Panitera PN Jakpus Edy Nasution. Namun, Eddy kembali mangkir dari panggilan ketiga penyidik komisi antirasuah.

“Eddy sampai saat ini penyidik belum mendapatkan informasi terkait ketidakhadirannya,” ujar Juru Bicara KPK Yuyuk Andriati sore ini.

Aturan menghadapkan saksi dengan jemput paksa terdapat dalam Pasal 112 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Sebelumnya, KPK memanggil Eddy Sindoro pada 20 Mei dan 24 Mei 2016.

Eddy Sindoro disebut-sebut sebagai inisiator suap kepada Panitera PN Jakpus Edy Nasution. Eddy merupakan orang yang memerintahkan dua anak buahnya, Dody Ariyanto Supeno dan Wresty Kristian Hesti untuk menjadi perantara dengan Edy Nasution.

Mereka disebut menyuap Edy Nasution dengan uang sebesar Rp 150 juta. Uang tersebut diberikan agar Edy membantu penanganan perkara-perkara milik Lippo Group di PN Jakpus. (put/jpg)

loading...
Click to comment
To Top