Mensos: Penyaluran Dana PKH di Makassar Bersih, Tanpa Potongan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Nasional

Mensos: Penyaluran Dana PKH di Makassar Bersih, Tanpa Potongan

Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa
FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memastikan penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Makassar bergulir tanpa ada pemotongan.

Hal itu disampaikannya saat bimbingan teknis peserta, pendamping dan operator PKH di kediaman pribadi wali kota Makassar, Minggu kemarin (31/7).

Dari obrolan singkat Menteri Kofifah bersama peserta PKH, diketahui jika peserta telah menerima bantuan sebanyak dua kali tanpa pemotongan. Bantuan pertama diserahkan pada Maret dan yang kedua di bulan Juni 2016 ini.

“Program PKH di Makassar tidak dipotong. Program ini untuk memberikan perlindungan sosial bagi keluarga pra sejahtera, sehingga dalam jangka pendek mampu mengurangi beban keluarga dan untuk jangka panjang dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi,” jelasnya dalam keterangan kepada redaksi, Senin (1/8).

Menteri Khofifah menambahkan, jumlah penerima bantuan PKH di Makassar tahun 2016 ini sebanyak 9.298 keluarga dari total penerima di Sulawesi Selatan sebanyak 100.644 keluarga. Besarnya nominal bantuan untuk Kota Makassar mencapai Rp 18.782.570.000 dari total bantuan Rp 220.211.980.000 untuk Provinsi Sulawesi Selatan. Bantuan tahap pertama 2016 telah diserahkan sebesar Rp 8.200.767.500 dan tahap kedua sebesar Rp 3.731.692.500.

BACA:  Mensos Kunjungi Ponpes Nadlatul Ulum Sarampu

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto sendiri menyebut PKH erat kaitannya dengan visi pemerintah kota yakni mewujudkan Makassar kota dunia nyaman untuk semua.

“Dari tiga misi pemerintahan, misi pertama merekonstruksi nasib rakyat menuju masyarakat sejahtera standar dunia sangat relevan dengan program Kementerian Sosial,” jelas Danny, sapaan akrabnya.

Dia menambahkan, kehadiran Menteri Khofifah di tengah-tengah warga dan pemerintah kota makin memacu semangat untuk terus memperbaiki Kota Makassar. Wali kota Danny juga memperkenalkan program BULo (Badan Usaha Lorong) yang digagas untuk memajukan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga yang bermukim di lorong-lorong Kota Makassar. [wah] 

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top