Sandera WNI Sakit, Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp70 Juta – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Nasional

Sandera WNI Sakit, Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp70 Juta

abu-sayyaf

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Nasib tujuh anak buah kapal (ABK) TB Charles yang disandera kelompok radikal Abu Sayyaf tak kunjung mendapat titik terang. Satu dari mereka, Mabrur Dahri (27) bahkan dalam kondisi yang memprihatinkan. Dia mengalami infeksi di bagian kakinya.  

Bibi Mabrur, Nirwana, mengatakan bahwa informasi mengenai sakitnya warga Kota Pare-Pare Sulawesi Selatan itu diperoleh dari istri sandera lainnya, Ismail, yang juga kapten TB Charles. Istri Ismail sempat diberi kesempatan berbicara dengan penyandera. Info yang dia dapatkan, satu kelompok sandera yang terdiri atas empat orang tengah sakit. 

“Saya hanya dengar info dari istrinya Ismail. Dia bilang empat sandera sakit. Seorang di antaranya sudah tidak mampu jalan karena kakinya infeksi. Kami khawatir itu Mabrur karena sudah dua pekan kabarnya kakinya sakit sehingga harus ditandu,” jelas Nirwana kemarin (31/7).

Penyandera kabarnya meminta tebusan 250 ribu peso (sekitar Rp 69,4 juta) kepada perusahaan khusus untuk Mabrur. Jika hal tersebut tidak bisa dipenuhi, penyandera mengancam bakal menghabisi mereka. Meski demikian, perusahaan tidak pernah menyampaikan hal itu kepada keluarga. 

“Tapi, perusahaan tidak pernah menyampaikan soal ini. Jumat lalu keluarga diajak ke Samarinda oleh perusahaan untuk ikut pertemuan. Para keluarga juga berencana demo ke Jakarta untuk mendesak pemerintah pusat bertindak,” katanya. 

Angka tebusan 250 ribu peso tersebut terbilang kecil. Sebab, sebelumnya total tebusan untuk seluruh sandera adalah 250 juta peso (sekitar Rp 69 miliar). Angka tebusan khusus Mabrur itu kecil karena kondisinya sakit. Penyandera bahkan menandu Mabrur selama berpindah-pindah lokasi. (ris/ksa/asw/shd/mam/JPG) 

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top