Tour De Jakarta: Polygon Dukung Pengembangan Sport Tourism – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Sport

Tour De Jakarta: Polygon Dukung Pengembangan Sport Tourism

75cb6493-3da4-4834-992f-3bb36293a428

Tidak bisa dipungkiri, pariwisata sampai saat ini masih menjadi industri yang bisa menggerakkan ekonomi dengan cepat dan efisien. Berbagai varian pariwisata yang terus dikembangkan menjadikan sektor ini sebagai salah satu andalan dalam perekonomian daerah dan nasional, salah satunya adalah  wisata olahraga (sport tourism). Sport tourism sendiri merupakan event olahraga yang menggabungkan pariwisata dengan menonjolkan keindahan alam dan kekhasan budaya lokal. “Sebagai bagian dari program pemerintah dalam memperkenalkan potensi destinasi wisata hingga ke khalayak mancanegara, sport tourism mampu secara efektif menjadi sarana promosi” tegas Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Trend dan perkembangan sport tourism ini lah yang memicu lahirnya Tour de Jakarta yang diadakan pada Sabtu (30/7) lalu. Tour de Jakarta sendiri merupakan ajang balap sepeda internasional yang diadakan Ikatan Penggiat Olahraga Sepeda Indonesia (IPSI) untuk memperkenalkan serta melestarikan budaya dan kuliner Betawi, serta tentu saja untuk meningkatkan pariwisata di Jakarta. Berbeda dengan pelaksanaan lomba balap sepeda yang lain, Tour de Jakarta diadakan di tengah-tengah jalanan ibu kota. Pembalap melintasi sebanyak 13 putaran di sepanjang Jalan Thamrin dan jalan Jendral Sudirman.

Tour De Jakarta sendiri tahun ini mampu menyedot perhatian  13 Tim balap sepeda dari dalam negeri dan 6 tim dari luar negeri yang telah mendapat Lisensi UCI (Union Cycliste Internationale). Seluruh pembalap menyelesaikan 13 putaran, dimana tiap putaran akan menempuh jarak 14 km, sehingga total jarak tempuh sekitar 175,5 KM.  Tiga Kategori yang di perlombakan dalam event ini yakni kategori Perorangan, Beregu, dan Intermediate Sprint.

Para pembalap menunjukkan performa terbaik baik dalam tim maupun individu. Hasil Akhir, podium pertama kategori individu dalam Tour de Jakarta 2016 kali ini ditempati oleh Pegasus Continental Cycling Team , podium kedua oleh Terengganu Cycling Team, dan podium ketiga oleh National Team Indonesia. Untuk kategori Beregu, podium pertama di tempati oleh National Team Indonesia, podium kedua oleh Trengganu Cycling Team, dan podium ketiga oleh 7 Eleven- Sava RBP. Saleh Harrif juga merupakan pemenang dalam kategori Intermediate Sprint.

“Tour de Jakarta 2016 terinspirasi dari Tour de Singkarak di Sumatera Barat. Begitupun tour balap sepeda lain seperti  lomba balap sepeda Tour de Ijen dan Tour de Flores, Kalau dulu TDJ murni lomba balap sepeda, sekarang sejak Kemenpar mendukung even ini dikombinasikan dengan tourism menjadi sport tourism seperti yang sukses dituai TdS ” ucap Asisten Deputi (Asdep) Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar, Raseno Arya. Maka beberapa kesenian khas Jakarta, seperti Ondel-ondel dan Tanjidor ditampilkan sehingga menambah keseruan dalam Tour De Jakarta 2016.

Salah satu industri sepeda yang juga concern mendukung sport tourism di Indonesia adalah Polygon, yang juga merupakan salah satu yang mendukung terselanggaranya acara ini. “Polygon saat ini memang fokus untuk mendukung sport tourism di Indonesia salah satunya melalui acara ini. Kami menyadari bahwa sektor pariwisata Indonesia memang menjanjikan sehingga akan terus mengembangkan event yang berkaitan dengan sport tourism di Tanah Air ” tegas Fendi Widhiatmoko selaku Head of Marketing Communications Polygon Bikes Indonesia. Polygon sendiri sejak tahun 2012 juga sudah turut mendukung kegiatan Tour de Jakarta.  “Ini merupakan salah satu acara yang kita support sejak tahun 2012 terutama untuk mendukung para atlet balap sepeda dalam negeri menjadi pembalap profesional dan menjadi yang terbaik terus membanggakan Indonesia serta sarana promosi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan terhadap pariwisata DKI Jakarta” tegas Ronny Liyanto selaku Direktur Polygon  Bikes Indonesia.

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top