Cemburu, Wanita Ini Nekat Habisi Nyawa Pasangan Sejenisnya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Kriminal

Cemburu, Wanita Ini Nekat Habisi Nyawa Pasangan Sejenisnya

AH alias Hendra

FAJAR.CO.ID, GORONTALO – Sempat dikira hanya karena sakit maag, kematian Indrawati Dama alias Lia (30), warga Bitung Sulawesi Utara beberapa hari lalu, akhirnya terungkap.

Ternyata, Lia yang meninggal di kos-kosan kompleks Terminal Andalas, Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo adalah korban pembunuhan.

Diduga pelakunya tak lain adalah AH alias Hendra, wanita yang sebelumnya datang mengadu ke Polsek Kota Utara, dan melaporkan Lia meninggal karena diduga sakit maag.

Dilansir dari Hargo.co.id (Fajar Group), dugaan pembunuhan terhadap Lia ini terungkap setelah petugas Polres Gorontalo Kota memutuskan menggali kembali mayat Lia yang sudah di kebumikan di Kwandang, Gorontalo Utara (Gorut) untuk dilakukan otopsi, Jumat, (29/7).

Dari hasil otopsi ini, petugas kemudian menyimpulkan bahwa Lia meninggal karena dibunuh. Atas bukti itu, petugas pun langsung bergegas mengumpulkan para saksi yang mengetahui kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan dokter setelah dilakukan outopsi, ada luka pada usus korban yang diduga karena benda runcing. Dimana pada bagian perut sebelah kiri korban ada luka selebar 1 centimeter namun tembus kedalam perut.

Kasat Reskrim Gorontalo Kota AKP Indra Dalimunte mengatakan, pihaknya membongkar kembali kuburan korban guna menindaklanjuti hasil informasi masyarakat bahwa korban sebelum meninggal pernah mengalami luka tusukan di bagian perut.

Namun sengaja kejadian itu di sembunyikan, termasuk oleh MH, pemilik kos tersebut. Dikarenakan AH merupakan anak dari MH.

Meski begitu MH berupaya merawat korban saat sakit. AKP Indra menyampaikan, dari penyelidikan selanjutnya, terungkap AH adalah pacar sesama jenis korban.

Diduga AH nekat menghabisi nyawa korban karena terbakar cemburu karena melihat korban sedang bermesraan dengan seorang lelaki. Saat ini lanjut AKP Indra, penyidik Polres Gorontalo kota telah melakukan penangkapan terhadap tersangka AH. Ia dibekuk di rumahnya. Penyidik juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Hasil resmi otopsi jenazah korban nanti akan keluar Senin, (1/8). Namun kita sudah lebih dahulu menangkap pelaku,” jelasnya. (tr-49/ar/sad/JPG)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top