Risma: Aku Gak Ngerti Opo-opo – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Pilkada

Risma: Aku Gak Ngerti Opo-opo

ahok vs risma

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini masih menanggapi datar dukungan padanya untuk menjadi calon gubernur DKI Jakarta. Risma sendiri enggan berkomentar banyak terkait dengan kedatangan Jaklovers ke Surabaya. Kelompok itu sampai datang ke Kota Pahlawan demi meminta warga Surabaya merelakan Risma ke Jakarta.

”Aku gak ngerti opo-opo. Aku kerjo saiki,” jelasnya.

Dia juga mengatakan belum pernah menemui anggota Jaklovers secara langsung. Juga, belum merencanakan jadwal pertemuan dalam waktu dekat. ”Yo temonono dewe ae,” kata mantan kepala Bappeko Surabaya itu saat ditemui dalam rapat paripurna RPJMD di DPRD Surabaya kemarin.

Sementara itu, Risma tampak gusar menanggapi salah satu pernyataan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering dikenal dengan nama Ahok. Kemarin dia meminta Kabaghumas Pemkot Surabaya M. Fikser untuk mengklarifikasi hal tersebut. Sebelumnya, Ahok berbicara kepada media massa tentang peluang Risma menjadi gubernur DKI.

”Seingat saya, Bu Risma pernah ngomong, coba nanti dicek. KanSurabaya lebih besar daripada Solo. Wali kota Solo bisa jadi presiden, masak iya wali kota Surabaya nggak bisa. Bagi saya, orang Jakarta akan diuntungkan. Banyak pilihan,” ucap Ahok sebagaimana dilansir sejumlah media massa.

Fikser mengakui bahwa dirinya mendapat mandat untuk mengecek seluruh dokumentasi aktivitas Risma. ”Selama ini kami selalu mendampingi ibu dan mendokumentasikannya. Kami sudah cek semuanya. Ibu (Risma, Red) tidak pernah ngomong seperti itu,” tegasnya dalam jumpa pers di kantor humas pemkot kemarin.

Bagian humas pemkot juga sudah mengecek dokumentasi selama Risma menjabat dua periode. Semua sudah dilaporkan ke Risma secara langsung. ”Ibu hanya ingin memastikan untuk dicek lagi,” kata laki-laki asli Serui, Papua, tersebut.

Respons juga datang dari DPC PDIP Surabaya. Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Didik Prasetiyono memastikan Risma tidak pernah berpendapat sebagaimana yang diungkapkan Ahok.

”Ibu Risma saat ini sedang kosentrasi bekerja. Kami berharap Ahok juga melakukan hal yang sama di Jakarta,” ujarnya.

Menurut dia, Ahok tidak seharusnya mengadu domba dua kader PDIP, yakni Risma dan Presiden Joko Widodo. (bri/c15/fat/flo/jpnn)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top