Soal Cuti Kampanye, Ahok Ajukan Judicial Review ke MK – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

Soal Cuti Kampanye, Ahok Ajukan Judicial Review ke MK

thumb_534284_12381526052016_ahok

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok  mengajukan judicial review  ke Mahkamah Konstitusi terkait Undang-Undang (UU) Pilkada yang mengharuskannya cuti jika ditetapkan KPU DKI sebagai calon gubernur . 

“Judicial review sudah  saya tanda tangani,  dan segera didaftarkan ke MK (Mahkamah Konstitusi),” ujarnya di kompleks Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (2/8).

Menurutnya,  langkah itu  bukan dilakukan untuk menghapus UU  tersebut. Permohonan judicial review diajukan  agar  tidak cuti dengan alasan menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Saya katakan saya bukan minta hapus itu (UU Pilkada). Saya cuma minta seandainya saya ingin menjaga APBD, saya rela tidak kampanye deh. Harusnya  boleh ya. Saya sudah ajukan hari ini,” tambahnya.

Permohonan Ahok tersebut bukan tanpa alasan. Hal itu terkait kekhawatirannya  soal penganggaran DKI, apabila tanpa pengawasannya, rentan terjadi penyimpangan.

“Kalau harus cuti, saya ngak  bisa pelototin anggaran. APBD 2017 kita mau pakai template lagi, sekarang masih pada mau nurut ngak? Apa kamu yakin SKPD itu pada nurut? Dipelototi saja masih pada main,” tukasnya.

Meski demikian, eks kader Partai Gerindra ini mengingatkan langkah mengajukan judicial review bukan berarti ia tidak ada niat untuk kampanye.

“Saya akan hitung. Saat ini kan sedang  susun anggaran . Kira-kira template saya bisa dijaga ngak. Bila  bisa dijaga,  berarti saya cuti,” tuturnya.

Seperti diketahui, sebagaimana yang tertuang dalam UU Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada, cagub yang telah ditetapkan oleh KPU, harus mengajukan cuti.

Jika dihitung, maka jangka waktu Ahok untuk cuti antara tanggal 26 Oktober 2016 sampai 11 Februari 2017, selama empat bulan sejak ditetapkan KPU sebagai cagub. (uya/JPG)

loading...
Click to comment
To Top