Tanggapi Komentar Ahok, Risma Langsung Perintahkan Cek Dokumen – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Pilkada

Tanggapi Komentar Ahok, Risma Langsung Perintahkan Cek Dokumen

095001_519753_20140120214136_JKT_RismaLaporKPK1_ali

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Dukungan kepada Tri Rismaharini untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarya terus mengalir. Bahkan, Jaklovers sampai rela datang ke Surabaya untuk membujuk wali kota Surabaya itu. Terkait itu semua, Risma enggan berkomentar banyak.

’’Aku gak ngerti opo-opo. Aku kerjo saiki (saya tidak tahu apa-apa. Saya kerja saja sekarang, Red),’’ katanya.

Dia juga mengatakan belum pernah menemui anggota Jaklovers secara langsung. Juga, belum merencanakan jadwal pertemuan dalam waktu dekat. ’’Yo temonono dewe ae (ya temui saja sendiri mereka, Red)’’ ujar mantan kepala Bappeko Surabaya itu.

Meski terkesan tidak ambil pusing dengan dukungan untuknya maju di pemilihan gubernur DKI, Risma ternyata gusar dengan salah satu pernyataan Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering dikenal dengan nama Ahok. Risma pun meminta Kabaghumas Pemkot Surabaya M. Fikser untuk mengklarifikasi hal tersebut.

Sebelumnya, Ahok berbicara kepada media massa tentang peluang Risma menjadi gubernur DKI. ’’Seingat saya, Bu Risma pernah ngomong, coba nanti dicek. Kan Surabaya lebih besar daripada Solo. Wali kota Solo bisa jadi presiden, masak iya wali kota Surabayanggak bisa. Bagi saya, orang Jakarta akan diuntungkan. Banyak pilihan,’’ ucap Ahok sebagaimana dilansir sejumlah media massa.

Fikser mengakui bahwa dirinya mendapat mandat untuk mengecek seluruh dokumentasi aktivitas Risma. ’’Selama ini kami selalu mendampingi ibu dan mendokumentasikannya. Kami sudah cek semuanya. Ibu (Risma, Red) tidak pernah ngomong seperti itu,’’ tegasnya dalam jumpa pers di kantor humas pemkot kemarin.

Bagian humas pemkot juga sudah mengecek dokumentasi selama Risma menjabat dua periode. Semua sudah dilaporkan ke Risma secara langsung. ’’Ibu hanya ingin memastikan untuk dicek lagi,’’ kata laki-laki asli Serui, Papua, tersebut.

Respons juga datang dari DPC PDIP Surabaya. Wakil Ketua DPC PDIP Surabaya Didik Prasetiyono memastikan Risma tidak pernah berpendapat sebagaimana yang diungkapkan Ahok. ’’Ibu Risma saat ini sedang kosentrasi bekerja. Kami berharap Ahok juga melakukan hal yang sama di Jakarta,’’ ujarnya. Menurut dia, Ahok tidak seharusnya mengadu domba dua kader PDIP, yakni Risma dan Presiden Joko Widodo. (bri/c15/fat)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top