Tersangka Pembunuhan Brigpol Arifin Babak Belur, Keluarga Protes – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Kriminal

Tersangka Pembunuhan Brigpol Arifin Babak Belur, Keluarga Protes

Ilustrasi penjara

FAJAR.CO.ID, BAUBAU – Proses hukum kasus pembunuhan Brigpol Arifin masih terus bergulir di Polres Baubau. Bahkan pihak kepolisian juga telah menahan La Cali (LC) yang diduga kuat terlibat dalam kematian anggota Polsek Lakudo itu.

Namun demikian, setelah ditangkap La Cali nampaknya mengalami penyiksaan karena dari foto-foto yang beredar di dunia maya, ia tampak babak belur. Sehubungan dengan itu, keluarga La Cali merasa keberatan terhadap perlakuan yang dialami La Cali. Pasalnya, pihak keluarga menduga La Cali mengalami penyiksaan berat.

“Awal-awalnya keluarga sama sekali tidak diberi akses untuk ketemu La Cali termasuk menanyakan kejelasan kasus La Cali. Justru yang didapatkan informasi itu keluarga mengetahui pasca beredarnya foto-foto di media sosial dengan kondisi babak belur, mata lebam, dada memar dan La Cali sudah mengeluh susah sekali makan dan sakit dada,” ungkap Erwin, perwakilan keluarga La Cali ketika ditemui di Mapolres Baubau, Senin (1/8).

Kata dia, setelah memastikan La Cali benar-benar telah mengalami penyiksaan fisik seperti foto-foto yang beredar di Media Sosial, keluarga tidak menerima perlakuan tersebut. Menurutnya, La Cali yang notabene baru sebatas tersangka harus mendapat perlakuan manusiawi.

“Keluarga sangat keberatan, apalagi La Cali baru sementara terduga pelaku harusnya tidak dibuat seperti ini. Karena seperti amanat KUHAP bahwa saksi ataupun tersangka itu wajib dilindungi bahkan dia diberikan ruang untuk memberikan keterangan dan pernyataan bebas dari tekanan apalagi siksa fisik seperti ini,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya tidak mempersoalkan jika La Cali diproses hukum selama semua sesuai aturan yang berlaku. Namun jika telah terjadi penyiksaan, pihaknya meminta Kapolres Baubau AKBP Suryo Aji SIK menaruh perhatian lebih pada persoalan La Cali.

“Kebetulan juga keluarga sudah koordinasi dan konsolidasi dengan menyurat kepada Kompolnas, Komnas HAM termasuk Kontras agar bagaimana mengawal sama-sama kasus La Cali terutama penyiksaannya,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Baubau, AKBP Suryo Aji SIK membantah pihaknya telah melanggar peraturan dalam penanganan La Cali, tersangka kasus kematian Brigpol Arifin itu. “Kalau ada penganiayaan begitu tinggal dilihat kalau merasa keberatan ada jalurnya. Yang pasti kami mengungkap kasus,” tutur Suryo Aji di Mapolres Baubau.

Kata perwira dua melati ini, saat ini pihaknya baru menetapkan La Cali sebagai tersangka kematian Brigpol Arifin. Perannya dalam kasus kematian Brigpol Arifin sudah mulai terang benderang.

“Kasus pembunuhan di Song Beach itu yang ditangkap dua, yang ditetapkan tersangka secara yurudis cukup bukti satu. LC bukan saksi kunci, tapi tersangka. Perannya bagaimana ini sudah ketahuan, ini akan lebih jelas lagi pada saat rekonstruksi. Nanti tambah berat lagi pada saat beracara di pengadilan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kasus kematian Brigpol Arifin semakin terungkap siapa saja pelaku-pelakunya, jika dua orang yang masih dalam pengejaran sudah tertangkap. Pihaknya sudah mengantongi nama dan foto dua terduga yang belum tertangkap tersebut.

“Namun demikian, apabila dua tertangkap bisa jadi berubah statusnya. Kan ini motifnya saya cuma bantu pak, tapi kalau semuanya datang mulai kita rekonstruksi perannya apa, apa motifnya, apakah ada masalah sebelumnya,” pungkasnya. (dar)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top