Bercak Hitam di Lambung Bukti Mirna Mati Karena Racun – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Kriminal

Bercak Hitam di Lambung Bukti Mirna Mati Karena Racun

MII-Kopi-Beracun

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ahli forensik Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, dr Slamet Purnomo hadir di sidang kesepuluh kasus kopi beracun yang menyebabkan kematian Wayan Mirna Salihin. Dalam kesaksiannya, dr Slamet Purnomo memastikan dirinya memeriksa bagian luar lambung Wayan Mirna Salihin ketika sudah meninggal.

Selain itu dia juga mengambil sejumlah sampel organ dalam tubuh Mirna.

“Saya yang lakukan pemeriksaan luar, lalu pengambilan sampel hati dan empedu setelah dibuka perut,” ucapnya di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (3/8)

Kemudian, guna mengetahui apakah ada racun dalam tubuh Mirna, Slamet mengaku mengambil sampel lambung Mirna tanpa membukanya dengan menggunakan pinset. Selain itu, hati dan urine korban juga diambil untuk dijadikan sampel dan diserahkan ke penyidik.

“Untuk menguji adanya racun, lambung, hati, urin. Setelah pemeriksaan kita masukkan toples dan diserahkan penyidik,” kata dia.

Yang aneh, lanjutnya, lambung Mirna berwarna kehitaman. Padahal, jasad normal biasanya berwarna putih, terutama di bagian bawah. Menurutnya, lapisan luar lambung Mirna rusak dan iritasi diduga disebabkan oleh benda atau zat yang bersifat korosif.

“Lambung kita tidak buka, dari luar ada bercak hitam yang mestinya putih. Terutama di bagian bawah. Kami hanya mengambil sebagian isi lambung, kami dapatkan lapisan luar rusak akibat iritasi. Itu diakibatkan oleh benda atau zat yang bersifat korosif,” terusnya.

Namun, Slamet berkata belum bisa menyebut zat apa yang telah meracuni tubuh Mirna.

“Waktu itu kita belum bisa menyebut zat apa, cuma asam atau basah yang kuat. Bisa sianida, arsenik, atau asam sulfat. Termasuk racun itu. Tapi waktu itu belum bisa menyebutkan disebabkan apa. Hanya melihat dari mikroskop,” lanjutnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bibir bagian dalam Mirna juga berwarna hitam. Tenggorokan Mirna juga mengalami hal serupa. “Bibir bagian dalam berwarna hitam, bisa disebut korosif juga tapi tidak sampai rusak. Selain bibir dan tenggorokan tidak ada luka lain,” katanya. (elf/JPG)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top