Erdogan Sebut Negara Barat Dukung Terorisme dan Aksi Kudeta – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Internasional

Erdogan Sebut Negara Barat Dukung Terorisme dan Aksi Kudeta

Erdogan-1

FAJAR.CO.ID, TURKI- Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, kembali menghujat kelompok negara Barat dan mengaitkannya dengan usaha kudeta yang gagal oleh kelompok militer pada 15 Juli lalu

Tanpa menyebut spesifik negara yang dimaksud, dia mengatakan negara Barat telah memberi dukungan kepada percobaan kudeta yang menewaskan lebih dari 270 orang itu.

“Barat mendukung terorisme dan mengambil bagian dari kudeta,” kata Erdogan, saat berbicara dalam sebuah acara bersama para investor asing di Ankara, Selasa (2/8).

Jumat pekan lalu, Erdogan sudah lebih dulu mengecam para pemimpin dunia Barat karena tidak menunjukkan solidaritas terhadap negaranya yang telah mengalami percobaan kudeta.

Kini ia membanding-bandingkan perlakuan para pemimpin Barat terhadap Turki dengan dua negara Eropa yang belakangan kerap dihajar serangan teror yaitu Perancis dan Belgia.

Sejauh ini belum ada pemimpin negara Barat yang datang ke Turki untuk mengucapkan solidaritas setelah kudeta yang gagal, sementara Perancis dan Belgia menerima banyak sekali kunjungan simpatik para pemimpin dunia setelah mengalami serangan teror.

“Mereka yang kami anggap teman berpihak pada komplotan kudeta dan teroris,” katanya.

Sampai sekarang, permintaan Turki untuk ekstradisi Fethullah Gulen yang tinggal di Pennsylvania belum juga dipenuhi pemerintah AS. Washington masih meminta bukti-bukti valid keterlibatan ulama kharismatik itu di balik usaha kudeta.

Erdogan mengeluhkan syarat bukti-bukti yang diminta AS.

“Kami tidak meminta dokumen untuk mengekstradisi teroris yang mereka (AS) inginkan,” kata Erdogan

Sementara itu, kantor berita Anadolu, mengabarkan bahwa Menteri Kehakiman, Bekir Bozdag, telah mengirimkan dokumen kedua ke AS untuk memenuhi persyaratan mengekstradisi Gulen.

“Kami memberikan jawaban atas pertanyaan ‘mengapa mendesak untuk mengirimkan Gulen,” kata Bozdag.

Bozdag juga mengungkapkan ada indikasi Gulen akan berpindah lagi ke negara lain untuk menghindari penangkapan.

“Saya berharap Amerika Serikat memutuskan mendukung Turki, sejalan dengan demokrasi dan aturan hukum, dan mengembalikan pemimpin dari organisasi teroris ini ke Turki,” katanya. [ald]

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top