Restorasi Film Tiga Dara Telan Anggaran Rp 3 Miliar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Ragam

Restorasi Film Tiga Dara Telan Anggaran Rp 3 Miliar

Film Tiga Dara

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Film legendaris Indonesia, Tiga Dara yang dirilis pada 1956 akan bisa disaksikan kembali di biokop. Adalah SA Films yang berhasil merestorasi karya Bapak Perfilman Indonesia, Usmar Ismail tersebut menjadi lebih tajam, bersih, dan jernih gambar serta suaranya.

Film Tiga Dara merupakan film lokal pertama yang direstorasi dalam format terbaik yakni 4K. Yoki P Soufyan dari SA Films menyebut punya alasan khusus merestorasi film itu.

“Film ini paling banyak menarik respons karena ceritanya lengkap. Ada drama, tarinya, film ini tentang kita, musikalitas kita,” kata Yoki P Soufyan saat konferensi pers di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (3/8).

Menurut pihak SA Films, restorasi film ini bukan hanya sekadar untuk diputar saja. Tapi juga bagian pelestarian film klasik agar bisa disaksikan lagi oleh generasi mendatang. “Ini kita lakukan untuk menyelamatkan aset perfilman Indonesia,” jelasnya.

Bukan hal mudah untuk merestorasi film Tiga Dara. SA Films dan tim mengaku banyak menemui halangan. Seperti, kondisi pita seluloid yang rusak dan proses digitalisasi yang memakan waktu lama. Hal itu bahkan menguras biaya hingga Rp 3 miliar.

Hambatan tidak berhenti di situ, Yoki dan pihaknya mengaku sempat kesulitan mencari sponsor. Sebab restorasi terbilang baru di Indonesia. “Makanya harapan kami film ini sukses di pasaran, supaya banyak pihak lain termotivasi merestorasi film klasik lainnya,” jelas Yoki.

Proses restorasi fisik film Tiga Dara dilakukan di Laboratorium L’immagine Ritrovata, Bologna, Italia yang juga melibatkan Taufiq Marhaban dan Lintang Gitomartoyo dari Indonesia. Pengerjaan restorasi fisik seluloid film menghabiskan waktu delapan bulan di sana kemudian direstorasi digital oleh PT Render Digital Indonesia selama enam bulan di Tanah Air. Total hingga hasil akhir membutuhkan 17 bulan merestorasi film Tiga Dara.

Film Tiga Dara merupakan drama musikal terbaik yang dimiliki Indonesia. Film ini menceritakan kisah tiga saudara perempuan yakni Nunung (Chitra Dewi), Nana (Mieke Wijaya), dan Neni (Indriarti Iskak). Sepeninggal ibunya, ketiganya tinggal bersama ayah mereka, Sukandar (Hassan Sanusi) dan nenek (Fifi Young) di Jakarta. Masalah muncul saat Nunung, Nana, dan Neni mulai dijodohkan neneknya untuk segera menikah.

Film Tiga Dara hasil restorasi 4K bakal tayang kembali di bioskop Tanah Air pada 11 Agustus 2016 mendatang, bertepatan dengan ulang tahun Tiga Dara ke-60. (ded/jpg)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top