Ada Bayi Gatal-gatal, Dinkes Bantah Karena Vaksin Palsu – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Kesehatan

Ada Bayi Gatal-gatal, Dinkes Bantah Karena Vaksin Palsu

1849_18650_vaksin imunisasi

FAJAR.CO.ID, PAMEKASAN – Dinas Kesehatan Pamekasan membantah bahwa lima bayi yang pernah diimunisasi di puskemasnya, terkena vaksin palsu. Mereka mengklaim bahwa efek gatal-gatal serta bercak putih pada bayi, disebabkan karena alergi. 

“Saya sudah mengkroscek lima bayi itu. Bukan imunisasi, tapi jamur atau penanganan bayi kurang sehat,” ujar Kepala Dinkes Pamekasan, Ismail Bey. 

“Tidak ada hubungan dengan imunisasi. Kami akan pantau perkembangan bayi tersebut,” tegasnya

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, imunisasi polio di Desa Trasak ditangani bidan Ike Lidya. Pada 8 Juni, dilakukan penyuntikan DPT terhadap bayi berusia 4-6 bulan. 

Dokter di Puskesmas Larangan Swiandini Kumala mengakui, dirinya pernah menangani lima bayi yang mengalami keluhan pada kulit. 

Menurut dia, empat bayi itu alergi susu, sedangkan satu bayi alergi popok. “Tidak ada hubungannya dengan imunisasi. Mereka gatal-gatal karena alergi susu dan jamur. Memang ada satu bayi yang paling parah,” katanya. 

Kenapa gejalanya terjadi bersamaan pasca imunisasi? Swiandini menyatakan, hal tersebut disebabkan ibu bayi kurang menjaga kebersihan bayinya. “Akibatnya, timbul jamur dan menyebabkan gatal-gatal,” imbuhnya. 

Kepala Puskesmas Larangan Liya Aryati menegaskan, tidak ada vaksin palsu di bidan Desa Trasak dan sekitarnya. 

Dia menyatakan, semua vaksin asli karena didapatkan dari distributor resmi. “Kami tegaskan, tidak ada hubungannya dengan vaksin palsu. Instansi pemerintah menjamin keaslian vaksin ini,” ucapnya. (fat/hud/mam/JPG)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top