Astaga… Snack Bikini, Makanan Atau Apa Nih? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Nasional

Astaga… Snack Bikini, Makanan Atau Apa Nih?

snack bikini

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Cemilan dengan nama Snack Bihun Kekinian atau Snack Bikini, membuat gerah masyarakat. Terutama orang tua.

Hal disebabkan oleh nama makanan dan gambar yang terdapat pada Snack Bikini. Sangat berbau pornografi.

”Saya heran dengan pengusaha makanan ini (Snack Bikini). Apa coba maksudnya bikin nama snack kayak begini. Apa nggak ada nama lain?,” keluh Juliati, warga Gria Jakarta, Pamulang, Tangerang Selatan, sebagaimana dilansir dari indopos (Fajar grup).

Juliati, dan ibu-ibu lain memang layak prihatin. Unsur porno dalam kemasan makanan Snack Bikini sangat kuat. Pada kemasan makanan ringan tersebut terlihat gambar wanita mengenakan bra warna biru motif polkadot yang memperlihatkan belahan bagian dada. Selain itu, tampak gambar wanita mengenakan rok mini dan tangannya memegang snack. Di bawah snack tersebut terdapat tulisan ”Remas Aku”. Kini foto-foto makanan ringan tersebut sudah beredar luas di internet.

Snack Bikini berbau porno itu dipasarkan melalui media sosial Instagram dan juga sudah tersebar ke beberapa kota di Indonesia. Berikut adalah kota di Indonesia yang sudah beredar snack Bihun Kekinian: Malang, Surabaya, Serang, Bali, Jakarta, Jambi, Depok, Sukabumi, Lampung, Jogjakarta, Bekasi, Cirebon, Purwokerto, Madiun, Pekanbaru, Medan, bahkan hingga Aceh.

BACA:  Mie Bikini Sudah Tersebar di 19 Kota Ini

Direktur Eksekutif Jaringan Anak Nusantara Nanang Djamaludin, angkat suara terkait beredarnya makanan ringan Snack Bikini yang menjurus ke arah ponografi tersebut. Menurut Nanang, peredaran makanan ringan tak mendidik itu adalah siasat yang digunakan oleh pelaku jaringan industri pornografi.

Nanang menambahkan, bisnis tersebut cukup menggiurkan dilihat dari segi keuntungan selain narkoba. Pembuat snack Bihun Kekinian diduga ingin membangun perpustakaan porno di otak anak Indonesia sejak kecil melalui hal yang disukai anak-anak seperti makanan ringan yang tengah heboh ini.

”Kami berharap supaya pemilik bisnis makanan ringan Bihun Kekinian segara ditangkap dan diadili supaya tidak membuat otak anak-anak rusak karena snack yang tidak mendidik tersebut,” katanya. (fajar/indopos)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top