Giliran Singapura Bantah Buat Upaya Tax Amnesti – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Ekonomi & Bisnis

Giliran Singapura Bantah Buat Upaya Tax Amnesti

dpr-ragukan-keampuhan-tax-amnesty-genjot-penerimaan-pajak-nx9

BATAM – Wakil Menteri Negara untuk Luar Negeri Singapura, Maliki Osman mengatakan Pemerintah Singapura sangat menghargai kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty yang resmi berlaku 1 Juli 2016.

“Singapura menghargai program tax amnesty Indonesia,” katanya kepada wartawan usai bertemu dengan Wali Kota Batam Rudi SE, seperti dikutip dari batampos (Jawa Pos Group), Rabu (3/8).

Dia menegaskan Pemerintah Singapura tidak dalam rangka mencegah atau menghalangi-halangi kebijakan tersebut bahkan negara tersebut percaya sistem dalam kebijakan tax amnesty yang diterapkan Indonesia sesuai dengan standar internasional.

Upaya penjegalan itu pernah dilontarkan Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla. Kebijakan itu, kata JK, justru membuktikan satu hal yang selama ini dipercayai dan telah menjadi rahasia umum.

“Itu berarti membuktikan kebenaran suatu analisa bahwa uang terbanyak di Singapura berasal dari Indonesia,” ujar JK seperti dikutip Jawa Pos (Induk JPNN) beberapa waktu lalu.

Menurut JK, setiap negara pasti akan berupaya agar dana yang ada di dalam negerinya tidak keluar ke negara lain. Sebab, dengan memiliki likuiditas yang melimpah, maka pembangunan bisa terealisasi lebih cepat.

Pernyataan JK itu juga diamini oleh Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani. Ia mengatakan, sadar ada potensi penarikan dana cukup besar dari pemilik modal dari negara tetangganya, perbankan negeri Singa itu menawarkan paket pembayaran pajak gratis.

Tawaran paket pembayaran pajak secara gratis atas deklarasi dana pemilik modal asal Indonesia oleh perbankan Singapura itu tentu saja ada syaratnya.

Fasilitas itu akan diberikan dengan syarat dana yang tersimpan di bank negara itu tidak ditarik dan dipindahkan ke Indonesia.

“Iya saya dapat kabar dari teman dan informasinya sudah cukup santer juga. Bank-bank di Singapura coba memengaruhi orang yang ikut repatriasi. Dengan cara mereka kasih penawaran duitnya jangan ditarik, tapi dengan cara dia yang bayarin repatriasi 4 persen (tebusan deklarasi tax amnesty, red),” ungkap Hariyadi.

Hal senada dikatakan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P Roeslani yang menyebut bank-bank besar Singapura coba menahan dana WNI keluar dari sana.

Bank-bank tersebut, kata dia, menawarkan pembayaran 2 persen dana tebusan amnesti pajak bagi WNI asal dana mereka tetap diparkir di Negeri Singa. (cr13/ray/jpnn)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top