Mandi Bareng Bersama Istri dalam Pandangan Islam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Ragam

Mandi Bareng Bersama Istri dalam Pandangan Islam

FAJAR.CO.ID-Allah swt menciptakan wanita supaya para lelaki merasa tenang setelah memilikinya menjadi seorang istri. Memperlakukannya dengan hormat, penuh etika dan kasih sayang, adalah adab yang patut dijalankan seorang hamba.

Begitu juga saat bercumbu dengannya, atau melakukan aktifitas yang romantis. Dalam kehidupan rumah tangga, sisi romantis harus diciptakan, tidak datang dengan sendirinya begitu saja.

Romantisme harus dihadirkan, dalam ruang dan waktu. Sehingga tumbuh perasaan dan ingatan yang indah, sebagaimana dahulu persaan cinta itu tumbuh untuk pertama kalinya.

Begitu juga seorang istri janganlah kaku di sisi suami. Keduanya harus bersama menghadirkan suasana bahagia dan romantis. Hal ini sebagaimana pernah dilakukan oleh Rasulullah saw bersama dengan istri-istrinya.

Misalkan dalam hal mandi, Islam menganjurkan supaya sering melakukan mandi bareng bersama istri. Dalam jamban atau pun bak mandi. Sisi romantisme ini, tidaklah tabu dalam Islam.

Berbagai studi telah dilakukan, dan hasil riset yang memenuhi berbagai jurnal dan laporan penelitian, menunjukkan bahwa kebanyakan wanita menyukai sesuatu yang romantis dari lelaki.

Hal ini karena perangai wanita yang lembut, yang lebih banyak menggunakan perasaan atau emosinya dalam kehidupan.

Dalam sebuah petuah yang disampaikan Rasulullah saw, bahwa beliau melarang seorang perempuan mandi dari sisa laki-laki atau seorang laki-laki mandi dari sisa perempuan. Namun hendaklah mereka mandi berbarengan.

Larangan ini sebagaimana dilansir oleh Imam Abu Daud dalam Kitab Haditsnya pada nomor 81, juga Imam An Nasai Nomor 239. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.

Inilah romantisme yang diajarkan. Karena sesungguhnya Allah swt lebih mengetahui tentang makhluknya. Dengan melakukan aktifitas ini (mandi bareng bersama istri); kita telah mendapatkan dunia dan akhirat sekaligus.

Mendapatkan akhirat (amal) yaitu, telah menjalankan sunnah Rasulullah saw, juga duniawinya yaitu mendapatkan suasana romantisme yang bisa selalu dikenang, sehingga cinta suami kepada istri atau sebaliknya, selalu terawat dengan sempurna. (fajar).

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top