Ribut-ribut, Musda PAN OI Cuma Jadi Bahan Adu Ngotot – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Politik

Ribut-ribut, Musda PAN OI Cuma Jadi Bahan Adu Ngotot

PAN-bendera-maiwanews1

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Rapat pleno pada musyarah daerah (Musda) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ogan Ilir (OI) rupanya tidak menghasilkan apa-apa. Bahkan dalam rapat itu hanya melahirkan perpecahan antar kader.

Keputusan deadlock ini terjadi setelah melalui pleno I,II dan III Musda III PAN OI, Sabtu (6/8) tidak ada kader yang saling mengalah.
Sebelummnya Ketua POK DPW PAN Sumsel Mardiansyah membacakan SK DPW PAN Sumsel No PAN/ 06/003/VIII/2016 tentang calon formatur (catur). Dari hasil pertemuan  didapati 4 nama calon formatur yakni Rusdi Tahar, aAmi A Hadi, M Iskandar Sabani dan Herman Masrudin.

Lalu pleno ke II ditutup, dan diberikan waktu kepada ke 4 Catur untuk bertatap sembari berdiskusi untuk menentukan siapa yang akan memimpin DPD PAN OI lima tahun mendatang.

Sayangnya dari pertemuan ke 4 Catur tersebut tak membuahkan hasil apapun. Bahkan terpecah dua kubu. Iskandar Syabani, Herman Masrudin berada di kubu Azmi A Hadi. Sementara Rusdi Tahar sendiri tidak setuju DPD PAN OI diketuai Azmi A Hadi sehingga deadlock.

“Deadlock, pleno III selesai, tanpa hasil. Kebijakan dan keputusan selanjutnya ini akan dikembalikan ke DPW,” kata Ketua POK PAN Sumsel, Mardiansyah seperti diberitakan RMOLSumsel.com.

Usai pleno terakhir ditutup, Azmi A Hadi mengatakan 3 dari 4 catur kecuali Rusdi Tahar mendaulat dirinya menjadi ketua DPD PAN OI.

“Rusdi Tahar tak setuju saya menjadi Ketua DPD PAN OI seperti yang didaulat ketiga Catur tadi. Untuk sementara waktu keputusan ini kita kembalikan ke DPW PAN Sumsel. Tak ada deal jabatan di sela-sela pertemuan kecil 4 catur. Yang ada pertemuan tanpa hasil,” tutur Azmi singkat.[sam]

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top