Bercinta dengan Istri di Siang Hari dalam Pandangan Islam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Ragam

Bercinta dengan Istri di Siang Hari dalam Pandangan Islam

FAJAR.CO.ID-Kebanyakan orang saat ini lebih memilih malam untuk bercinta dengan istri. Hal itu tidak mengapa.

Namun ada fakta lain yang mengungkapkan, bahwa bercinta dengan istri di siang hari, lebih bergairah ketimbang di malam hari. Berikut 3 fakta tersebut:

Faktor Inderawi:

Sistem kerja indera manusia pada malam hari cenderung pasif. Hal ini disebabkan naluri yang telah ada padanya. Malam hari lebih cocok untuk beristirahat, merebahkan diri dari semua aktifitas yang dilakukan pada siang hari. Maka tidak cocok malam dijadikan sebagai waktu ideal bercinta. Apalagi bercinta memerlukan energi yang prima, supaya berkualitas dan pasangan pun merasa nikmat yang membuatnya dapat tenang dan menumbuhkan rasa cinta.

Di malam hari pandangan mata juga tidak sebanding dengan di siang hari. Mata pada malam hari juga tidak bekerja selayaknya siang. Ini adalah naluri dalam diri manusia. Sehingga kualitas hubungan suami istri tidak akan berkualitas bila dibanding dengan siang hari, meskipun lampu seterang siang.

Malam Lebih Cocok untuk Bersitirahat:

Malam diciptakan untuk bersitirahat. Bukan untuk melakukan aktifitas lain yang cenderung akan merusak kualitas hidup. Merugikan kesehatan, dan merusak organ vital tubuh. Khusus untuk bercinta, adalah hal yang sama. Jika begadang untuk menunggu anak tidur, tamu pulang, atau suasana menjadi sepi, hal ini akan menurunkan kualitas kesehatan anda pada titik yang rendah. Karena begadang berakibat fatal pada sel, sperma, dan organ tubuh. Maka jika begadang dilakukan untuk bercinta, tentu bukan pilihan tepat. Sebab ini berarti anda telah melakukan dua aktifitas sekaligus, yang seharusnya tidak dilakukan bersamaan, yaitu begadang itu sendiri dan bercinta. Dipastikan dalam kondisi ini, kualitas bercinta di malam hari tidak sebanding siang hari.

Hal ini sejalan dengan firman Allah swt:

“Apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan malam supaya mereka beristirahat padanya dan siang yang menerangi? Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman,” (QS. An-Naml:86).

Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, ulama besar yang hidup 700 tahun lalu, mengatakan, “Maka dari itu Allah melebihkan jima’ pada siang hari daripada jima’ pada malam hari, karena alasan yang sifatnya naluri, yaitu karena biasanya indera menjadi pasif pada malam hari dan menuntut untuk diistirahatkan.”

Capek dan Sperma tidak Berkualitas

Jika anda melakukan aktifitas di siang hari, yaitu berkerja seharian, di kantor maupun di kebun, berdagang, atau apapun itu, maka sudah tentu di malam hari anda pasti lelah atau capek. Kondisi ini berpengaruh pada kualitas sperma. Sebab tubuh membutuhkan istrahat penuh. Dan bangun dari tidur malam adalah kondisi ideal untuk bercinta, karena tubuh anda berada dalam kondisi stabil setelah beristrihat.

Bercinta dengan istri idealnya dilakukan pada siang hari, yaitu dengan mencari waktu yang tepat. Ada sebagian orang mengusulkan untuk melakukannya pada pagi hari. Sebelum dhuha, yaitu sebelum berangkat ke kantor atau bekerja. Hal ini sekaligus dapat membuat anda tidak akan menoleh kepada perempuan lain, karena keperluanmu telah kau salurkan kepada istri tercinta di rumah. Anda berada di tempat kerja, dan istrimu akan merindukanmu. (fajar)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top