Politisi Gerindra Ingatkan Bu Risma Tentang Tugasnya di Surabaya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Daerah

Politisi Gerindra Ingatkan Bu Risma Tentang Tugasnya di Surabaya

Megawati-700x355

FAJAR.CO.ID, SURABAYA –Warga Surabaya kukuh mempertahankan Tri Rismaharini sebagai wali kota. Risma diharapkan tetap melanjutkan program pembangunan berupa sejumlah proyek besar di Surabaya.

Misi Risma membangun Surabaya sebenarnya telah dirumuskan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Setidaknya ada lima proyek besar infrastruktur yang dicanangkan pemkot.

Proyek tersebut tentu akan terhambat dan molor lagi apabila Risma memilih maju dalam pilkada DKI Jakarta. Ada proyek yang sudah berjalan, ada pula yang baru direncanakan dimulai pada tahun ini.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya dari Partai Gerindra Aden Dermawan menjelaskan, RPJMD disusun berdasar penjabaran visi dan misi wali kota. Semua pembangunan, baik infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM), ditampung di sana.

”Kalau nanti Risma memilih maju dalam pilkada DKI Jakarta, apakah nanti yang sudah direncanakan bisa berjalan sesuai harapan,” ungkap Aden.

Selain visi dan misi, dalam proyek-proyek itu, Risma memiliki peran penting. Rencana tersebut tidak bisa berjalan tanpa keinginan kuat dari pemimpinnya.

”Bu Risma ini punya kekuatan untuk menjalankan proyek-proyek tersebut. Kalau ganti, bisa berubah juga,” jelasnya.

RPJMD juga disusun dari jaringan aspirasi warga melalui urun rembuk. Hasilnya, pembangunan infrastruktur, termasuk kemudahan transportasi, menjadi keinginan paling besar warga. Semua keinginan warga tersebut tertampung dalam RPJMD.

Dengan begitu, peluang untuk molor, bahkan sampai tidak berjalan, bisa terjadi. Sebab, dengan berganti pemimpin, fokus pembangunan itu bisa berubah juga. Dengan begitu, wajar jika sebagian besar warga Surabaya mempertahankan Risma untuk tetap memimpin Surabaya.

Pendapat serupa disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya dari Partai Demokrat Ratih Retnowati. Dia menerangkan, RPJMD menjadi dasar pembangunan Kota Surabaya dalam lima tahun mendatang.

Apabila maju dalam pilkada DKI Jakarta, lanjut dia, Risma harus berhenti sebagai wali kota Surabaya. Hal itu secara otomatis berpengaruh terhadap rencana-rencana pembangunan dalam RPJMD.

”Baik yang sudah berlangsung maupun yang akan dikerjakan,” lanjutnya.

Selain pembangunan fisik, Risma berfokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM). Salah satunya, menyediakan 75 beasiswa kuliah kedokteran. Kuota tersebut disediakan khusus untuk warga Surabaya. Bukan hanya itu. Risma juga sedang giat-giatnya membuka sarana belajar untuk warga yang tidak mampu. Misalnya, sekolah matematika dan bahasa di Balai Pemuda. Dengan demikian, warga miskin tetap mendapatkan fasilitas pendidikan yang bagus. (bri/sal/c7/git/flo/jpnn)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top