Wali Kota Makassar Sesali Bentrok Polisi dan Satpol PP – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Daerah

Wali Kota Makassar Sesali Bentrok Polisi dan Satpol PP

liputan8_240516

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Wali Kota Makassar M. Ramdhan Pomanto mengungkapkan keprihatinan atas insiden bentrok antara petugas Satpol PP Kota Makassar dan aparat kepolisian yang terjadi di kantor balai kota, Minggu dini hari (7/8).

“Saya menyesalkan insiden ini karena melibatkan sesama aparat pemerintah yang semestinya bersatu dan menunjukkan keteladanan. Atas nama pemerintah kota, saya mengucapkan bela sungkawa sebesar-besarnya atas jatuhnya korban dalam kejadian ini,” ucap Danny, begitu dia disapa, usai meninjau kantor balai kota.

Dia berharap, semua pihak bisa menahan diri dan tidak melakukan tindak kekerasan. Terkait perkelahian yang mengakibatkan satu orang korban jiwa tersebut, Danny mengimbau agar kejadian serupa tidak terulang kembali

Menurut Danny, berbagai pihak, khususnya aparat pemkot serta Polri dan TNI dapat berkomitmen lebih kuat menjaga Kota Makassar agar tetap aman dan kondusif. Dia pun berharap eskalasi dari kejadian itu bisa segera diredakan.

Terkait dengan kerusakan yang terjadi di Balaikota, menurutnya hal itu bakal segera dibenahi dengan cepat. Untuk mencegah terjadinya bentrok susulan, Danny langsung menyambangi Mapolrestabes Makassar.

Selain melihat langsung kondisi 13 anggota Satpol PP yang diamankan petugas kepolisian, Danny juga secara khsusus menemui Wakapolres Makassar AKBP Cornelis Ferdinand Hotman Sirait.

“Kehadiran kami di sini guna memastikan duduk perkara sebenarnya. Kita menghindari banyaknya informasi simpang siur. Ternyata kita lihat anggota Satpol PP yang diamankan sudah mendapat perwatan tim medis dari kepolisian dan dalam keadaan baik, adapun tiga lainnya juga telah ditangani di rumah sakit,” jelas Danny.

Selain Danny, juga hadir Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Totok Lisdiarto, Dandim 1408 Lekol (Kav) Otto Sollu, Kasat Pol PP, Asisten 1, Asisten 2, serta beberapa jajaran pejabat Pemkot Makassar.

Mereka kemudian melakukan deklarasi damai ditandai dengan saling bergenggaman tangan dan sepakat menjaga kondisi Makassar tetap aman.

“Insya Allah, pejabat kepolisian, pemerintah kota dan TNI punya semangat yang satu untuk menjaga kota ini. Kita akan terus melakukan kordinasi satu sama lain sehingga eskalasi pasca kejadian ini bisa dicegah dan Makassar kondusif,” pungkas Danny.

Sebelumnya, terjadi bentrokan antara anggota kepolisian dengan Satpol PP di kawasan Pantai Losari. Kejadian bermula ketika dua anggota Sabhara Polrestabes Makassar yaitu Bripda Hendrik dan Bripda Asmat yang berpakaian dinas mengendarai motor dinas masuk ke Anjungan Losari. Mereka kemudian terlibat perkelahian dengan salah satu anggota Satpol PP bernama Safri. Perkelahian berhasil dilerai dan kedua anggota Sabhara tersebut pergi meninggalkan kawasan pantai. Namun ternyata, Hendrik dan Asmat kembali bersama teman-temannya yang diduga sesama anggota Sabhara dan menyerang Satpol PP dan menyerang kantor Balai Kota Makassar.

Akibat bentrokan, seorang anggota Sabhara Bripda Michael Abraham Rieuwpassa tewas. Puluhan kendaraan roda empat dan dua rusak, termasuk kaca-kaca kantor balai kota pecah. [wah]

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top