Full Day School, Mendikbud Bilang untuk Kepentingan Bangsa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Ragam

Full Day School, Mendikbud Bilang untuk Kepentingan Bangsa

Suhendi, guru honorer mengajar di kelas jauh SD Kuta Karang 3, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (21/11). Sekolah ini kekurangan guru karena lokasinya terpencil sehingga tidak banyak guru yang berminat mengajar di tempat ini.

Kompas/Yuniadhi Agung (MYE)
21-11-2015

Untuk Liputan Guru

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Program tambahan waktu sekolah masih dikaji pemerintah. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi , bisa saja program tersebut tidak jadi dilaksanakan.

“Prosesnya masih panjang. Saya masih menyusun programnya lebih menyeluruh, kemudian ada uji coba. Dari situ akan kelihatan mana yang harus disempurnakan,” terang Muhadjir di Jakarta, Selasa (9/8).

Dia menambahkan, tambahan waktu sekolah ini merupakan implementasi  dari amanat Presiden RI Joko Widodo. Yakni kondisi ideal pendidikan di Indonesia adalah terpenuhinya peserta didik pada jenjang sekolah dasar mendapatkan pendidikan karakter 80 persen dan pengetahuan umum (20 persen).

Sedangkan pada jenjang sekolah menengah pertama (SMP) terpenuhi 60 persen pendidikan karakter dan pengetahuan umum (40 persen).

“Jadi waktu tambahan enam jam ini digunakan untuk pendidikan karakter anak.  Ini dilakukan demi kepentingan bangsa menyiapkan bangsa yang lebih baik. Kalau ini belum dilaksanakan akan menggunakan pendekatan lain,” terangnya. (esy/jpnn)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top