Disebut Bagian dari Parpol, Azimah Subagijo: Saya Dizalimi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Disebut Bagian dari Parpol, Azimah Subagijo: Saya Dizalimi

Mantan Komisioner KPI, Azimah Subagijo saat berkunjung ke Kantor redaksi Fajar.co.id

Azimah Subagijo, Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2013-2016

Foto Fajar.co,id

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Azimah Subagijo, Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2013-2016, membantah dirinya bagian dari kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan dianggap kerap menyalahgunakan kewenangan.

Hal itu menyusul banyaknya pemberitaan di berbagai media yang menyebutkan, bahwa dirinya disebut menjadi bagian dari PKS dan dituduh telah melakukan penyalahgunaan kewenangan. Sehingga dianggap Dewan Kehormatan (DK KPI) telah melanggar kode etik sebagai komisioner KPI.

“Saya tegaskan, bahwa saya tidak pernah menjadi kader PKS atau partai politik manapun selama saya ada di KPI bahkan sebelum saya di KPI,” ujar Azimah saat berkunjung ke kantor Fajar.co.id, Rabu, (10/8/2016).

Sementara soal posisinya di MKGR, Azimah menjelaskan bahwa, tidak ada larangan bagi komisioner KPI menjadi bagian dari ormas.

Azimah menganggap, ada pihak-pihak di luar yang sengaja menyebar isu bahwa, dirinya bagian dari partai politik dan dianggap kerap menyalahgunakan jabatan dengan meminta-minta fasilitas dari industri televisi.

“Saya dizalimi oleh pihak-pihak itu, bahkan ada yang mengatasnamakan organisasi LMPS yang menyebut saya telah melakukan penyalahgunaan wewenang. Ini fitnah,” ujar Azimah.

Adapun soal pemberitaan bawah Azimah disebut telah dikenakan sanksi oleh Dewan Kehormatan KPI. Azimah mengatakan, sampai sekarang KPI tidak atau belum memiliki kode etik untuk mengatur secara moral (etika) perilaku anggotanya.

Sehingga jika ada pemberitaan bawah DK KPI memutuskan, telah mengambil keputusan, atau putusan telah diserahkan, cenderung menyesatkan.

“Untuk tuduhan bahwa saya telah mencederai keanggotaan saya di KPI Pusat, karena melanggar persyaratan non partisan, sebagaimana ditetapkan Pasal 10 ayat (1) huruf j Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, dapat saya jelaskan, bahwa sejak proses rekrutmen Anggota KPI Pusat, saya telah menandatangani surat pernyataan non partisan sebagai salah satu syarat. Sampai saat ini saya tidak menjadi anggota partai politik manapun. Saya tercatat sebagai pengurus Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Periode 2015-2020, yang merupakan salah satu organisasi kemasyaratan (ormas), dan bukan partai politik.” Jelasnya.(dm)

Mantan Komisioner KPI, Azimah Subagijo saat berkunjung ke Kantor redaksi Fajar.co.id

Mantan Komisioner KPI, Azimah Subagijo saat berkunjung ke Kantor redaksi Fajar.co.id

 

loading...
Click to comment
To Top