Cara Kerja Sindikat Dolar Palsu Rapi Banget. Awalnya Ajak Korban Main Judi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Kriminal

Cara Kerja Sindikat Dolar Palsu Rapi Banget. Awalnya Ajak Korban Main Judi

dolar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Terbongkarnya sindikat uang palsu (upal) yang melibatkan lima orang pelaku yakni Jarot alias Akim alias Aming, Edi Efendi Tjhin alias Mr Philips, Aliong, Mery, dan Andi alias Acong (buron), ternyata berawal dari pertemuan di Hotel Grand Bali Beach Sanur.

Darwin Iskandar, 41, warga Jalan Tukad Unda 3A, Panjer, Denpasar Selatan, ketika itu dihubungi pelaku.

Mereka berniat membeli tanah seluas 3 are (300 meter persegi) miliknya di Jalan Sedap Malam, Denpasar Selatan (Densel), seharga Rp 6 miliar.

Korban dan para pelaku sepakat bertemu di kamar nomor 338 Hotel Grand Bali Beach Sanur.

Selepas menggelar pertemuan dan dicapai kata sepakat, komplotan ini lantas mengajak korban bermain judi.

Untuk membeli tanah dan bangunan korban, pelaku membawa 58 gepok uang pecahan 100 USD yang ternyata palsu.

”Satu gepok berisi seratus lembar uang dolar palsu,” ujar Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo.

Selepas itu, kata Hadi, pelaku mengajak korban berjudi.Korban teperdaya dan mau berjudi setelah sebelumnya melihat tumpukan uang Rp 7 miliar yang disimpan Philips di tas.

”Judi ini hanya sebagai modus. Permainannya mirip kocok mongmong,” ucap Aris.

Lama kelamaan, korban mulai curiga dengan gelagat mereka. Dia lantas berteriak dan datangkan security hotel.

“Philips adalah pelaku yang kali pertama diringkus pada Senin (8/8) sekitar pukul 16.00. Dia disergap sekuriti hotel setelah korban berteriak,”  ujar Hadi.

”Dalam pemeriksaan, tersangka berperan sebagai miliuner. Dia mengaku sebagai warga negara Malaysia,” ungkap Purnomo.

Selepas Philips diciduk, polisi berturut-turut mencokok Jarot alias Akim alias Aming, Edi Efendi Tjhin alias Mr Philips, Aliong, dan Mery.

Sementara itu, pelaku yang bernama Andi alias Acong berhasil kabur. Saat ini dia dalam pengejaran polisi.

Saat beraksi, komplotan tersebut mengaku sebagai warga Malaysia dan Vietnam. (ken/rdr/mam/JPG) 

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top