Pengacara: Artidjo Ingin OC Kaligis Mati di Penjara – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Hukum

Pengacara: Artidjo Ingin OC Kaligis Mati di Penjara

OC Kaligis

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Sial bagi pengacara Otto Ceneli Kaligis. Niat ingin mencari pengurangan masa tahanan lewat kasasi mala berakhir buntung. Mahkama Agung (MA) malah menaikan hukuman Kaligis, dari 7 tahun menjadi 10 tahun. Cuma cuma itu, permohonan kasasi terdakwa juga ditolak.

Pengacara OC Kaligis, Humphrey Djemat geram dengan keputusan tersebut. Bagi dia keputusan yang dikeluarkan oleh Hakim Artidjo Alkostar dengan anggota Krisna Harahap dan M Latif tersebut di luar akal sehat.

“Keterlaluan! Pak OC Kaligis saat ini sudah berusia 75 tahun ditahan selama 10 tahun, jadi kurang lebih 85 tahun baru bebas penjara,” terang dia kepada redaksi, Rabu malam (10/8).

Kaligis merupakan terpidana kasus dugaan suap Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan, Sumatera Utara. Dia jadi tersangka bersama dua hakim lainnya dalam rangka mengamankan perkara yang menyeret Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho (kini tak lagi menjabat) dalam kasus korupsi dana bansos Sumut.

“Ini sama saja ingin dia (OC Kaligis) mati di penjara. Padahal, lebih cepat dia keluar penjara lebih bermanfaat karena dia bisa mengajar dan membagi ilmu. Apalagi latar belakangnya juga sebagai akademisi, selain advokat,” tekan Humphrey.

Dia menyinggung lagi kalimat yang pernah disampaikan oleh Artidjo saat perkara OC Kaligis belum masuk tingkat kasasi. Saat itu, Artidjo menyebutkan ke salah seorang pimpinan KPK bahwa: “Saya tunggu dia (OC Kaligis, red di MA”.

Humphrey menegaskan bahwa pernyataan itu menunjukkan adanya niat menghukum OC Kaligis seberat-beratnya.

“Dan ini akhirnya menjadi kenyataan, 10 tahun hukumannya di kasasi. Bagaimana bisa seorang hakim MA belum membaca berkasnya sudah berniat menghukum berat seseorang,” kritiknya.

“Jadi motifnya mengadili adalah motif balas dendam dimana Artidjo yang paling tahu kenapa dia berbuat spt itu. Sungguh, sangat disayangkan model penerapan hukuman spt ini. Menjadi pertanyaan, apakah mental hakim saat ini sdh menjadi spt seorg Psikopat?” demikian Humphrey yang juga Wakil Ketua Umum DPP PPP ini. [sam]

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top